Komando Operasi TNI Harus Mampu Amankan Wilayah
Minggu, 18 Jun 2006 06:06 WIB
Jakarta - Komando Utama Operasi TNI atau satuan-satuan organik harus mampu mengamankan sendiri wilayah masing-masing termasuk di daerah perbatasan. Sehingga tak perlu ada pengerahan satuan dari pusat."Nilai tambah selain efisiensi, pengerahan personel itu tidak kecil biayanya," ujar Kasum TNI Letjen TNI Endang Suwarya seperti ditulis dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (18/6/2006).Kemampuan ini, harapannya dapat mengembangkan kemampuan tangkal masing-masing Kotama maupun Satuan Organik yang berada di daerah perbatasan.Di daerah perbatasan Timor Leste, terdapat 59 titik pos pengamanan dengan rincian Satgas Yonif-744 menempati 19 pos, Satgas Yon Armed-13/Kostrad menempati 21 pos dan Satgas Yon Arhanudri-12/Kostrad menempati 19 pos. Sedangkan di daerah perbatasan Papua Nugini, terdapat 94 titik pos pengamanan antara lain, Satgas Yonif-406 menempati 27 pos, Yonif-509 menempati 23 pos, Yonif-713 berada di 21 pos dan Yonif-512 bertempat di 23 pos."Kondisi pos saat ini semi permanen dan darurat. Langkah-langkah perbaikan sedang dilaksanakan Mabes TNI," demikian tulisnya.
(wiq/)











































