ADVERTISEMENT

Timsus Polri Dalami Bharada E Pakai Glock-17 Tembak Brigadir J

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 16 Jul 2022 07:37 WIB
Irjen Dedi Prasetyo
Irjen Dedi Prasetyo (dok. Istimewa)
Jakarta -

Pistol Glock-17 yang digunakan Bharada E saat terlibat baku tembak hingga menewaskan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menyisakan tanda tanya. Tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendalami Bharada E bisa menggunakan pistol Glock-17.

"Itu bagian yang didalami tim. Sabar sik (dahulu) ok," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada detikcom, Jumat (15/7/2022).

Bharada E bisa menggunakan pistol Glock-17 mendapat sorotan dan tanda tanya. Polri akan menjelaskan soal Bharada E bisa menggunakan pistol Glock-17 lalu menembak Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat.

"Sabar sik (dahulu)," ujar Irjen Dedi.

Glock-17 Bharada E Tuai Tanda Tanya

Bharada E sebelumnya terlibat baku tembak hingga menewaskan Brigadir J mendapat sorotan karena disebut sebagai penembak jitu. Pistol Glock-17 yang digunakan Bharada E menuai tanda tanya.

Untuk diketahui, peristiwa baku tembak itu pada Jumat (8/7) di rumah Kadiv Propram Polri Irjen Ferdy Sambo. Baku tembak itu terjadi antara Brigadir J dan Bharada E.

Brigadir Yoshua adalah anggota Bareskrim yang ditugaskan sebagai sopir dinas istri Kadiv Propam. Bharada E merupakan anggota Brimob bertugas menjadi pengawal Kadiv Propam.

Menurut versi Polri, tembakan itu dipicu sewaktu Brigadir J diketahui masuk kamar sambil menodongkan senjata dan diduga melecehkan istri Ferdy Sambo.

Brigadir J tewas dalam 5 tembakan yang diberondong Bharada E. Sementara Bharada E tidak sama sekali terkena tembakan dari 7 peluru yang dilepas Brigadir J.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan Video 'Jejak Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Kadiv Propam':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT