Pemberontak Timor Leste Serahkan Senjata ke Australia
Sabtu, 17 Jun 2006 05:01 WIB
Jakarta - Merespons surat perintah dari Presiden Timor Leste Xanana Gusmao, pemimpin pemberontak Mayor Alfredo Reinado dan para pendukungnya menyerahkan senjatanya kepada pasukan Australia."Saya punya loyalitas kepada Presiden Xanana dan mematuhi untuk menyerahkan senjata," kata Alfredo seperti dikutip dari kantor berita United Press, Sabtu (17/6/2006).Namun, lanjut Alfredo, penyerahan senjata ini tidak berarti tuntutan PM Mari Alkatiri mundur dari jabatannya berhenti. Sebab, Alkatiri merupakan aktor yang membuat kondisi Timor Leste menjadi mencekam.Surat perintah Xanana terhadap Alfredo berisikan bahwa presiden sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata memiliki kekuasaan tertinggi untuk stabilitas dan keamanan negara. "Saya melakukannya karena diperintah, bukan berarti saya menyerah atau kalah. Sebab dalam hal ini tidak ada yang kalah dan menang. Tapi kepatuhan saya pada atasan dan dapat dicontoh kelompok lain," tegas Alfredo.Lebih dari 2.200 personel yang dikatakan pasukan perdamaian telah terjun ke Timor Leste. Mereka bertugas meredam perang saudara yang berkecamuk di negara termuda itu sejak pemecatan hampir 600 personel militer Timor Leste oleh Panglima Angkatan Bersenjata Timor Leste Brigadir Jenderal Taur Matan Ruak.
(atq/)











































