ADVERTISEMENT

Ketum PB HMI Apresiasi-Dukung Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Brigadir J

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 14 Jul 2022 18:41 WIB
Konferensi pers tim khusus bentukan Kapolri
Konferensi pers tim khusus bentukan Kapolri (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk mengusut kasus polisi tembak polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Apalagi pihak eksternal, di antaranya dari Komnas HAM dan Kompolnas, dilibatkan sebagai bentuk transparansi.

Ketua Umum PB HMI Raihan Ariatama mengatakan kejelasan kasus penembakan Brigadir J ini sedang ditunggu publik, karena menyangkut institusi negara di sektor keamanan yang mana berpengaruh terhadap situasi kondusif masyarakat.

"Langkah Kapolri dengan membentuk tim pencari fakta harus kita dukung sebagai bentuk transparansi Polri dalam mengungkap kasus penembakan ini," ujar Raihan dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (14/7/2022).

Raihan berharap tim khusus yang dibentuk Kapolri dapat bekerja secara rasional, independen, dan berdasarkan pada bukti-bukti yang ada, sehingga nantinya bisa didapat temuan-temuan yang objektif.

"Kami menganggap pelibatan pihak eksternal, yang dalam hal ini Komnas HAM dan Kompolnas, adalah wujud keseriusan dan transparansi Polri dalam mengungkap kasus penembakan ini seterang-terangnya,"

Sebelumnya diketahui, tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mulai bekerja berkaitan dengan kasus polisi tembak polisi di kediaman Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto menjadi ketua tim khusus ini, sedangkan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai penanggung jawab tim. Bagian eksternal lain yang termasuk pada tim khusus itu adalah Komnas HAM yang diwakili oleh M Choirul Anam dan Komisioner Kompolnas Irjen Purn Benny Mamoto.

Benny Mamoto dalam jumpa pers pada Rabu (13/7) kemarin menyampaikan apresiasinya kepada Kapolri.

"Kami atas nama Ketua Kompolnas dalam hal ini Bapak Menko Polhukam menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Kapolri atas langkah yang diambil, yaitu dengan membentuk tim gabungan dengan melibatkan unsur eksternal dalam hal ini Kompolnas dan Komnas HAM," ucap Benny dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/7).

"Langkah ini tentunya suatu wujud nyata bentuk transparansi dan langkah ini diharapkan nanti bisa memastikan bahwa proses penyidikan yang dilaksanakan sesuai dengan aturan, objektif, dan semua analisis kesimpulan itu berdasarkan fakta lapangan yang sudah teruji, baik melalui pendekatan scientific maupun para ahli yang terkait, di samping itu juga cross-check kesaksian," sambungnya.

Simak video 'Kredibilitas Polri Jadi Taruhan Menyingkap Kasus Penembakan Brigadir J':

[Gambas:Video 20detik]



(hri/hri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT