WNI Ditahan di Thailand Selatan
Jumat, 16 Jun 2006 15:41 WIB
Bangkok - Seorang warga negara Indonesia (WNI) ditangkap di wilayah rusuh Thailand Selatan. Ia ditahan beserta bahan perakit bom yang ditemukan bersamanya.Oleh kepolisian Thailand, WNI itu diidentifikasi sebagai Sabri bin Emaeruding asal Sumatera. Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters dan dilansir situs berita Malaysia, The Star, Jumat (16/6/2006).Pria berusia 37 tahun itu dibekuk dalam sebuah operasi penyerbuan polisi ke Provinsi Yala, Jumat 16 Juni subuh waktu setempat.Sabri kedapatan memiliki 1 kg pupuk urea dan 2 kg paku, yang banyak digunakan dalam merakit bom. Pria itu juga dituduh memasuki wilayah Thailand secara ilegal. Dia ditahan untuk diinterogasi lebih jauh.Kepolisian Thailand mengatakan, WNI itu ditangkap saat operasi pengejaran para tersangka militan yang terlibat serangkaian pengeboman pada Kamis 15 Juni kemarin."Mengingat situasi saat ini, kami perlu menahan dia sesuai UU darurat dan mencari tahu apakah dia bagian dari gerakan pemberontak Indonesia di Aceh atau lainnya," kata Kolonel Polisi Thailand Manoch Ananritkul.Kondisi di Thailand Selatan terus diwarnai kekerasan. Sebuah bom lagi-lagi meledak di dekat kedai teh di Provinsi Yala, Thailand Selatan pada Jumat pagi tadi. Insiden ini melukai lima orang.Bom-bom kecil juga meledak di toilet yang ada di lima stasiun kereta api di tiga provinsi, masing-masing Provinsi Yala, Pattani dan Narathiwat yang berdekatan dengan Malaysia. Untunglah, tidak ada korban dalam peristiwa ini.
(ita/)











































