Aturan Pemisahan Tempat Duduk Wanita-Pria di Angkot DKI Terbit Pekan Ini

ADVERTISEMENT

Aturan Pemisahan Tempat Duduk Wanita-Pria di Angkot DKI Terbit Pekan Ini

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 11 Jul 2022 21:00 WIB
PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) meluncurkan 60 unit Mikrotrans dengan penambahan fasilitas yang akan beroperasi di kawasan Jakarta. Fasilitas yang ditambah seperti dilengkapinya Air Conditioning (AC) hingga CCTV.
Ilustrasi Angkot Jakarta (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tengah membuat petunjuk teknis (juknis) terkait pelaksanaan penerapan tempat duduk bagi pria dan wanita di angkutan kota (angkot). Nantinya tempat duduk wanita di angkot berada di sebelah kiri, sementara pria di sebelah kanan.

"Jadi kami dalam minggu ini kami akan mengeluarkan petunjuk teknis terkait dengan pelaksanaan standar pelayanan minimum untuk layanan angkutan kota sehingga untuk angkot di Jakarta tentu layanannya adalah tempat duduknya ada dua baris yang di sisi kiri dan sisi kanan," kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota Jakarta, Senin (11/7/2022).

"Nantinya dalam juknis akan mengarahkan seluruh operator Mikrotrans maupun angkot untuk penumpang yang wanita diprioritaskan duduk di sisi sebelah kiri sementara yang pria akan diarahkan untuk duduk di sisi sebelah kanan sehingga akan ada pemisahan secara fisik, tidak lagi bercampur," lanjutnya.

Pengemudi Angkot Akan Mengawasi

Syafrin mengatakan, dengan pengaturan tempat duduk, sopir angkot bisa dengan mudah mengawasi gerak-gerik penumpang melalui kaca spion. Apabila terjadi tindakan asusila, Syafrin mengatakan sopir bisa berhenti dan melaporkan ke petugas layanan rute terdekat.

"Dan dengan pola ini tentu kita berharap bahwa pramudi akan dengan mudah mengawasi karena spion di tengah akan memantau jika terjadi pergerakan antar depan itu akan terpantau bahwa ini terjadi sesuatu yang bisa dicurigai oleh pramudi, sehingga dia bisa berhenti dan melaporkan kepada jajaran atau petugas yang dekat dengan layanan rutenya," ujarnya.

Pelecehan di Angkot

Seperti diketahui, ramai terjadi pelecehan seksual di angkutan umum DKI Jakarta. Terakhir, terjadi di angkot jurusan M-44 rute Tebet-Kuningan.

Seorang karyawati mendapat pelecehan seksual oleh penumpang lainnya yang duduk di sampingnya. Korban pun berani merekam pelaku pelecehan tersebut.

Polisi masih mengusut kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Kabar terkini, polisi telah memeriksa saksi-saksi untuk mencari pelakunya.

Lihat juga video 'Mengaku Berusia 11 Tahun, Pria di Klaten Lakukan Pelecehan Anak':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT