ADVERTISEMENT

Intensnya Komunikasi Anies-Luhut, Dulu Bahas Corona Kini PMK

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 11 Jul 2022 09:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Tiara-detikcom)
Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Tiara-detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku rutin berkomunikasi dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Komunikasi Anies dan Luhut intens sejak penanganan COVID-19 hingga saat ini maraknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal itu dikatakan oleh Anies sendiri. Anies mengungkapkan komunikasi dengan Luhut usai salat Idul Adha di Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/7), perihal komunikasi ini diungkap Anies ketika menjawab pertanyaan bagaimana koordinasi penanganan PMK di Jabodetabek.

Anies mengaku rutin berkomunikasi dengan Luhut dilakukan melalui sambungan telepon hingga WhatsApp. Anies mengaku komunikasi dengan Luhut tersebut dilakukan selama penanganan COVID-19, dimana Luhut menjadi Koordinator Penanganan COVID-19 Jawa-Bali.

"Kita komunikasi terus, saya komunikasi rutin dengan penanggung jawab Jawa-Bali, yaitu Pak Luhut Binsar Pandjaitan, sehingga kita komunikasi terus, me-review setiap perkembangan," kata Anies.

"Kita biasa telepon-teleponan, kirim WhatsApp dan catatan data dan rapat koordinasi terus dilakukan," tambahnya.

Di samping itu, pihaknya juga melakukan pengecekan rutin terhadap hewan kurban yang masuk ke Jakarta. Anies memastikan seluruh proses pengecekan dilakukan secara ketat.

"Insyaallah kondisi terpantau dan kita selalu koordinatif," ujarnya.

Di samping itu, pihaknya juga melakukan pengecekan rutin terhadap hewan kurban yang masuk ke Jakarta. Anies memastikan seluruh proses pengecekan dilakukan secara ketat.

"Insyaallah kondisi terpantau dan kita selalu koordinatif," ujarnya.

Suharini juga mengungkapkan, Jakarta juga mendapat banyak orderan pembelian daging kurban dari luar kota.

"Kami juga membangun kerja sama dengan kawan-kawan daerah pemasok, di mana mereka lebih menyukai membeli dari Jakarta. Sehingga 58 ribu itu hitungannya kebutuhan Jakarta kurang lebih 47 ribu sekian dan sisanya akan dibawa ke luar Jakarta," tandasnya.

Simak halaman selanjutnya.

Simak Video: Anies Ngaku Rutin Komunikasi dengan Luhut Bahas Ini...

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT