SBY-Lee Bahas SEZ di Batam
Jumat, 16 Jun 2006 01:57 WIB
Jakarta - Selain dengan PM Australia John Howard, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan bertemu dengan PM Singapura Lee Hsien Long di Batam, 26 Juni mendatang. Keduanya akan membahas kesepakatan Special Economic Zone (SEZ).Demikian disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda usai rapat koordinasi (Rakor) bidang Polhukam di kantor Kementerian Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (15/6/2006). Rakor yang berakhir pukul 21.45 WIB ini membahas persiapan pertemuan SBY dengan John Howard dan Lee Hsien Long.Rapat yang dipimpin Menko Polhukam Widodo AS, dihadiri juga oleh Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Kapolri Jenderal Pol Sutanto, Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto, Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh dan Kepala BIN Syamsir Siregar."Pertemuan tadi fokus pada soal ekonomi, lebih khusus pada pembentukan Special Economic Zone (SEZ)," jelas Menlu.Menurut Menlu, mengenai pembentukan SEZ sebelumnya sudah dibicarakan dengan Singapura. Proses ke arah tersebut sudah dilakukan dengan dipimpin oleh Sekjen Departemen Perdagangan. Bahkan, draft kesepakatan SEZ sendiri sudah siap ditandatangani.Kesepakatan SEZ yang akan dilakukan 26 Juni mendatang merupakan revitalisasi perjanjian antara Indonesia dan Singapura tahun 1990. Kesepakatan tahun 1990 intinya memperkuat kerjasama pembangunan di Bintan, Batam, dan Kawasan Industri Maritim Karimun.
(zal/)











































