Malaysia Akan Bantu Tangkap Noordin M Top
Kamis, 15 Jun 2006 23:40 WIB
Denpasar - Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) berjanji akan membantu Polri menangkap buronan teroris asal Malaysia Noordin Mohamad Top. Namun Malaysia menolak membeberkan bantuan tersebut. Keinginan tersebut disampaikan Ketua Delegasi Kepolisian PDRM Datuk Nurhasan bin Muhhammed dalam jumpa pers pada pertemuan ke-19 Polri dan PDRM di Hotel Kartika Plaza, Kuta, Bali, Kamis (15/06/2006). "Saya tidak boleh memberi jawaban yang khusus, sebab jawatan saya bukan dari segi memberi informasi. Memang hubungan kita baik sekali. Dari segi pertukaran-pertukaran informasi memang cukup baik," katanya. Terkait penanganan kejahatan terorisme, kedua negara sepakat melakukan pertukaran informasi dan komunikasi melalui jalur interpol. Sementara itu, Polri dan Kepolisian Diraja Malaysia memperketat pengawasan perbatasan kedua negara. Mereka merancang prosedur tetap (protap) kerjasama pengawasan perbatasan guna menjaga wilayah perbatasan dari masalah kriminalitas. Kasus kriminalitas tersebut, diantaranya illegal logging, perompakan, migrasi ilegal, hingga terorisme. Rencana penyusunan protap kejasama ini tercapai dalam pertemuan tersebut. Ketua Delegasi Polri Brigjen Pol WS Pattiosina mengatakan kepolisian kedua negara juga sepakat merevisi kedudukan kepolisian dalam Kerjasama Malindo. "Polri dan PDRM setuju untuk merevisi kedudukan kepolisian dalam GBC Malindo, namun tidak keluar dari forum GBC tersebut dan akan membentuk struktur baru yang sejajar dengan COCC dan JKLB Malindo. Pertemuan tersebut akan dibahas dalam forum tersendiri," katanya. Polri dan PDRM menurut rencana akan melakukan pertemuan lanjutan atau pertemuan ke-20 di Pulau langkawi Malaysia. Mereka akan menindak lanjuti penyusunan protap penaganan kasus kriminalitas perbatasan dan protap patroli perairan bersama.
(fay/)











































