Pujiasih Jalani Operasi Face Off di RSU Soetomo

Pujiasih Jalani Operasi Face Off di RSU Soetomo

- detikNews
Kamis, 15 Jun 2006 18:45 WIB
Surabaya - Setelah sukses melakukan operasi face off terhadap Siti Nur Jazilah alias Lisa, tim dokter RSU dr Soetomo kembali melakukan operasi yang prestisius ini. Pasien yang dioperasi adalah Pujiasih (23), warga Sidoarjo. Operasi dilakukan Kamis Kamis (15/6/2006). Operasi tahap awal ini dilakukan tiga tim dokter. Tim pertama bertugas membuang scar (jaringan parut) dipimpin dr Syaifuddin Noer. Tim kedua dipimpin dr Iswinarno yang bertugas mengambil jaringan donor di paha Pujiasih. Sedang tim ketiga yang juga dipimpin Iswinarno, menutup leher, pipi, dan kelopak mata Pujiasih.Rusaknya wajah Pujiasih ini terjadi diduga akibat penyakit epilepsi yang dideritanya sejak umur 14 tahun. Sekitar tahun 2004, ia memasak dan memeras santan. Namun tidak tahu mengapa ia lalu tak sadarkan diri.Saat itu juga, dia dilarikan ke RS Nganjuk selama 20 hari. Setelah itu, ia dibawa ke Bojonegoro dan mendapat perawatan selama sebulan. Karena tidak ada perkembangan, dia pun pulang dengan wajah masih penuh luka.Berbeda dengan Lisa, operasi terhadap Pujiasih yang dibedah jaringan parut leher ini relatif lebih cepat. Dijadwalkan operasi yang dimulai pukul 08.00 WIB itu akan berakhir pukul 16.00 WIB. Namun, kenyataannya pukul 13.00 WIB, sudah tuntas.Bahkan kondisi pasien cukup menggembirakan pula. Pujiasih hanya memerlukan waktu satu jam untuk kembali siuman setelah dibius selama operasi. Usai operasi, ibu satu anak ini langsung dirawat di ruang ICU lantai II Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSU Dr Soetomo.Ketua tim teknis operasi ini, dr Syaifuddin Noer mengatakan, pasien tidak akan dipantau secara intensif seusai operasi. Alasannya, selain jalannya operasi tidak lama, Pujiasih juga tidak mengalami hal-hal yang dikhawatirkan seperti Lisa. Yang membedakan, tim dokter hanya melakukan skin graft pada wajah dan lehernya. Dia menambahkan, operasi utama pembebasan jaringan perut sudah bisa diselesaikan dengan baik. "Mudah-mudahan kulit cangkoknya bisa hidup dan kembali normal 5 hari mendatang," jelas dia. Jika kulitnya jelek atau tidak tumbuh dengan bagus, kata dia, maka tim medis akan mencari sebab dari jaringan tersebut dan melakukan donor kulit lagi. Tim medis akan melakukan rekonstruksi wajah Pujiasih 1 bulan mendatang. (asy/)


Berita Terkait