Gara-gara Lumpur Lapindo, Warga 2 Desa Nyaris Bentrok
Kamis, 15 Jun 2006 18:01 WIB
Sidoarjo - Luapan lumpur PT Lapindo Brantas yang terus menyembur, membuat warga Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo makin emosional. Mereka nyaris bentrok dengan warga Desa Renokenongo.Kejadian ini dipicu keinginan warga Desa Siring yang ingin menjebol tanggul lumpur di Desa Renokenongo. Pasalnya, Kamis (15/6/2006) siang, tanggul di Desa Siring jebol sehingga luapan lumpur makin deras masuk ke Desa Siring.Sore harinya, sekitar 50 warga Desa Siring beramai-ramai mendatangi Desa Renokenongo. Mereka meminta 2 supir alat berat menjebol tanggul di Desa Renokenongo agar lumpur tidak menyebar kemana-mana.Aksi mereka mengundang warga Desa Renokenongo yang datang sama banyaknya. Adu mulut pun langsung terjadi."Ini kalau dijebol, Renokenongo kemasukan lumpur!" bentak seorang warga Desa Renokenongo."Tapi kalau nggak, Siring kemasukan lumpur! Tinggal pilih, jebol tanggul utara atau selatan!" balas yang lain.Untungnya kedua pihak tetap berkepala dingin. Warga kedua desa akhirnya sepakat untuk menjebol tanggul selatan, karena jika tanggul utara dijebol, lumpur masuk ke perkampungan.Dua alat berat akhirnya menjebol tanggul selatan. Lumpur pun mengalir deras ke areal pabrik, karena tanggul selatan tidak mengarah ke pemukiman. Warga kedua desa pun membubarkan diri dengan tertib.
(fay/)











































