ADVERTISEMENT

Ngeri! Penampakan Senjata Bandar Pembunuh 'Informan Polisi'

Farih Maulana Sidik - detikNews
Sabtu, 09 Jul 2022 15:50 WIB
Polisi merilis kasus pembunuhan pengedar narkoba di Jakbar.
Polisi merilis kasus pembunuhan pengedar narkoba di Jakbar. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Pria berinisial SM alias Jalu (39) tewas dibunuh oleh sesama rekannya dalam jaringan narkoba. Pelaku yang terdiri dari empat orang menghabisi nyawa Jalu dengan senjata tajam di gang sempit Jl Krendang, Tambora, Jakarta Barat.

Dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (8/7/2022), polisi menunjukkan sejumlah barang bukti senjata tajam milik para pelaku pembunuhan Jalu. Senjata tajam yang mengerikan itu di antaranya ada 2 bilah golok, 3 gergaji, dan 2 pedang.

Barang bukti pembunuhan pengedar narkoba di JakbarBarang bukti pembunuhan pengedar narkoba di Jakbar. (Foto: dok. istimewa)

Pembunuhan itu terjadi pada Selasa (5/7) lalu. Keempat pelaku yang ditangkap adalah Danu Pratama (24), Ahmad Abdillah alias Dilla (27), Ashari alias Raul (33), dan Juli (33). Keempat pelaku ditangkap di beberapa lokasi oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

"Kami berhasil mengamankan 4 orang pelaku pembunuhan, antara pelaku dengan korban merupakan sindikat narkoba," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono dalam keterangan tertulis kepada wartawan, kemarin.

Joko menjelaskan korban dengan 8 orang lainnya, termasuk 4 pelaku, merupakan pengedar narkoba. Mereka kemudian terlibat keributan yang berakhir dengan kematian SM.

Bandar Digerebek Polisi

Kasus pembunuhan ini berawal ketika Danu Pratama, yang ditarget polisi terkait jaringan narkoba, digerebek Polsek Tamansari. Namun, Danu saat itu dilepaskan karena tidak ada barang bukti padanya.

"Karena pelaku DP diduga sebagai bandar narkoba. Namun, pada saat penggerebekan tersebut tidak ditemukan barang bukti narkoba, sehingga dia dilepas," kata Kanit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Maulana Mukarom kepada detikcom, Sabtu (9/7/2022).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Saksikan juga 'Babak Baru Pengkajian Legalisasi Ganja Medis di RI':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT