ADVERTISEMENT

PAN Dorong Pemprov DKI Tuntas Tangani Pelecehan Seksual di Angkutan Umum

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sabtu, 09 Jul 2022 13:45 WIB
Farazandi Fidinansyah
Farazandi Fidinansyah (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Marak terjadi pelecehan seksual di transportasi umum di DKI Jakarta. PAN DKI Jakarta meminta agar pelaku pelecehan tersebut dipidana dan di-blacklist.

"Pemprov DKI, khususnya Dishub, JakLingko, dan BUMD jasa transportasi perlu punya inisiatif mitigasi, seperti pengembangan teknologi kamera untuk bisa memantau dan memudahkan untuk penindakan," kata Bendahara Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Farazandi Fidinansyah, saat dihubungi, Sabtu (9/7/2022).

"Serta penerapan sanksi berat terhadap pelaku, seperti yang KAI lakukan, seperti blacklist pelaku, dan ancam pidana agar ada efek jera," katanya.

Farazandi mengatakan dia prihatin karena maraknya pelecehan seksual di angkutan umum. Hal ini disebut menjadi sebuah masalah sosial.

"Saya mendorong Pemprov DKI Jakarta segera gencar mengkampanyekan gerakan anti-pelecehan seksual, khususnya di angkutan umum. Kuncinya, ada di edukasi dini, baik peringatan terhadap pelaku, dan self-awareness terhadap korban," ucapnya.

Baginya, pelecehan seksual bisa terjadi kepada siapa pun. Perlu ada kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan seksual tersebut kepada petugas.

"Perlu adanya edukasi, jika sampai terjadi harus sadar dan berani untuk menegur dan jangan takut untuk segera melaporkan kepada petugas," katanya.

"Diperlukan juga kesadaran dan simpati dari pengguna angkutan yang lain jangan sampai mengabaikan, setidaknya membantu sebagai saksi bisa dengan merekam kejadian dan menegur pelaku," ucapnya.

Seperti diketahui, ramai terjadi pelecehan seksual di angkutan umum DKI Jakarta. Terakhir, terjadi di angkot jurusan M-44 Tebet-Kuningan.

Seorang karyawati mendapat pelecehan seksual oleh penumpang lainnya yang duduk di sampingnya. Korban pun berani merekam pelaku pelecehan tersebut.

Polisi masih mengusut kasus dugaan pelecehan seksual tersebut. Kabar terkini, polisi telah memeriksa saksi-saksi untuk mencari siapa pelakunya.

Simak juga 'Aksi 'Colak-colek' Anak Bikin Resah':

[Gambas:Video 20detik]




(aik/hri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT