Polisi Kejar WNA Otak Sindikat Narkoba Surabaya

Polisi Kejar WNA Otak Sindikat Narkoba Surabaya

- detikNews
Kamis, 15 Jun 2006 16:47 WIB
Jakarta - Polisi terus mengejar anggota sindikat narkoba Surabaya yang masih buron. Salah satunya warga negera asing (WNA) bernama Brian Miller.Demikian ditegaskan Direktur IV Narkoba Mabes Polri Brigjen Pol Indriadi Thanos kepada detikcom saat melakukan rekonstruksi di pabrik ekstasi milik kelompok Hengky Gunawan di Perumahan Graha Family, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15/6/2006).Menurut Indriadi, jejak keterlibatan Brian Miller diketahui setelah polisi menemukan tulisan mengenai cara pembuatan ekstasi dalam bahasa Inggris. Resep ekstasi tersebut tertuang dalam 3 lembar kertas."Saat ini kita melakukan koordinasi dengan sejumlah kepolisan dari negara lain. Misalnya dengan AFP (Australian Federal Police) dan DEA (Drug Enforcement Administration) AS. Keberadaan Brian saat ini belum terdeteksi," kata Indradi. Indriadi juga mengatakan, dalam rekonstruksi ini pihaknya menerapkan sistem back tracking investigation. Cara ini digunakan untuk mencari siapa saja yang pernah terlibat sindikat narkoba Hengky Gunawan."Kita akan merunut ke belakang, siapa saja yang terlibat kelompok Hengky. Kita yakin kelompok ini memiliki jaringan yang cukup luas," kata Indriadi.Saat menggerebek pabrik ekstasi Gunawan ini, polisi menemukan 17 jeriken tempat bahan kimia, mesin pengaduk, pendingin, dan alat pencetak ekstasi. Sayangnya, polisi tidak menemukan mesin pengolah ekstasi. Diduga kuat mesin pengolah barang haram itu dibawa kabur anggota kelompok ini yang lain sebelum digerebek."Kita saat ini juga tengah menyelidiki keberadaan mesin tersebut. Kita akan cek dari mana mesin itu didatangkan. Dalam beberapa kasus sebelumnya, mesin didatangkan dari India dan Cina," ujar Indriadi.Penggerebekan di Graha Family ini bermula dari pengakuan Bibit, warga Sido Mulyo, Surabaya, yang juga sopir Lingso Direjo, anggota komplotan Hengky yang masih buron. (djo/)


Berita Terkait