Howard Desak SBY Monitor Aktivitas Ba'asyir

Howard Desak SBY Monitor Aktivitas Ba'asyir

- detikNews
Kamis, 15 Jun 2006 15:58 WIB
Canberra - Perdana Menteri (PM) Australia John Howard mengaku telah mengirim surat untuk Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menyusul bebasnya Abu Bakar Ba'asyir. Isi suratnya, Howard mendesak SBY untuk memonitor aktivitas-aktivitas Ba'asyir.Howard juga menekankan, ada kemarahan mendalam di komunitas Australia atas kebebasan Ketua MMI itu. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (15/6/2006).Di depan parlemen Australia, Howard menegaskan, Dewan Keamanan PBB telah memasukkan Ba'asyir sebagai teroris dan dia harus dibekukan aset-asetnya, dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri, dan dilarang memiliki senjata."Kami harap pemerintah Indonesia akan benar-benar mematuhi dan mendukung implementasi kewajiban yang masuk dalam resolusi Dewan Keamanan PBB itu," kata Howard.Sebelumnya, Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, aktivitas Ba'asyir seperti ceramah agama akan dimonitor Polri. Monitoring itu bisa melalui apa saja."Bisa melalui masyarakat di sana, bisa dari RT-RW, dan kalau itu memang di jalan Allah, dipersilakan saja. Itu hak dia," tandasnya.Namun petinggi Polri itu mengelak disebut mengirim mata-mata untuk mengawasi Ba'asyir. "Bukan mengirim mata-mata, kita monitoring saja. Nanti orang jadi alergi," ujarnya.Mungkinkah monitoring ini sebagai respons atas surat Howard? (ita/)


Berita Terkait