Suciwati Roadshow ke Eropa, Australia & Amerika
Kamis, 15 Jun 2006 15:35 WIB
Jakarta - Istri pejuang HAM Munir, Suciwati, akan ke Eropa, Australia, dan Amerika untuk meminta bantuan penuntasan kasus pembunuhan Munir."Ke Belanda tanggal 20-an Juni ini, bertemu parlemen Belanda. Kita meminta bantuan untuk mengungkapkan kasus Munir lebih cepat," kata Suciwati dalam jumpa pers di kantor Imparsial, Jalan Diponegoro 9, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/6/2006).Dia juga akan mencoba meminta bantuan kepada Uni Eropa karena mereka berkepentingan dengan demokratisasi di Indonesia, termasuk mengungkap kasus Munir.Selain itu pada Agustus, di Jenewa Suciwati akan mengikuti pertemuan pejuang HAM PBB. "Nanti kasus Munir juga akan dibicarakan di situ," terang dia.Sementara yang ke Amerika Serikat, Suciwati mengaku diundang Kongres AS pada Oktober yang meminta klarifikasi perkembangan kasus Munir.Menurut dia, Presiden SBY belum serius menuntaskan kasus Munir. Sudah 2 tahun belum ada perkembangan, padahal dunia internasional terus-menerus mempertanyakan kasus ini.Sebelumnya di tempat yang sama Komite Solidaritas untuk Munir (Kasum) meminta Mahkamah Agung (MA) menggunakan wewenang judex factie dalam kasasi kasus Munir dengan terpidana Pollycarpus."Judex factie ini adalah wewenang untuk memeriksa ulang fakta-fakta yang ada dalam proses pengadilan. Jangan hanya menggunakan judex juris," kata anggota tim legal Kasum, Uli Parulian Sihombing.
(san/)











































