Lumpur Panas Sidoarjo, DPR Minta Ical Ditindak Tegas
Kamis, 15 Jun 2006 15:29 WIB
Jakarta - Lambannya penanganan lumpur panas di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur dikecam anggota DPR dari daerah pemilihan Sidoarjo. Mereka minta Menko Kesra Aburizal Bakrie ditindak tegas.Permintaan itu disampaikan lewat jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2006). Hadir antara lain Djoko Susilo dari FPAN dan Aryo Wijanarko dari FKB.Djoko menilai sudah saatnya pemerintah bertindak tegas dan tidak lagi mengulur-ulur waktu. "Pemerintah harus segera menutup itu, kasihan warga," katanya.Djoko menengarai lambannya pemerintah menangani hal itu karena PT Lapindo Brantas milik salah satu keluarga pejabat di negeri ini. Meski demikian, harusnya pemerintah tetap menindak tegas siapa pun pemilik Lapindo."Perusahaan itu kan diduga milik Bakrie Group, siapa pun harus ditindak kalau salah," tegas Djoko.Djoko juga menyayangkan kelambanan Ical -- sapaan Aburizal Bakrie -- selaku Menko Kesra yang tidak cepat-cepat menangani korban luapan lumpur. Padahal lumpur panas berbau menyengat itu sudah menyembur sejak 19 hari yang lalu."Jika tidak, ya mundur saja. Sudah 19 hari kok, masak tidak ada bantuan sama sekali kepada mereka," cetusnya.
(umi/)











































