Sedang Krisis, Gula Malaysia Tetap Dijual ke Indonesia
Kamis, 15 Jun 2006 14:45 WIB
Kuala Lumpur -
Sejumlah pedagang gula di Malaysia tidak peduli dengan krisis gula yang tengah melanda sebagian wilayah negeri jiran itu. Mereka diam-diam tetap saja menjual "komoditas manis" itu ke negara-negara tetangga seperti Indonesia, Thailand dan Filipina.Sebab dari penjualan itu mereka akan memperoleh profit yang lebih menggiurkan. Demikian seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Kamis (15/6/2006).Jika di Malaysia, gula dijual dengan harga 1,30 ringgit (sekitar Rp 3.300) per kilogram, maka di Indonesia, Thailand dan Filipina, para pedagang Malaysia bisa menawarkan gula dengan harga berkisar antara 1,80 sampai 1,90 ringgit (hampir Rp 5.000) per kilogram.Direktur Bea Cukai Selangor Datuk Mohamed Khalid Yusof yakin, banyak para pedagang gula yang ingin mengeruk keuntungan dari perbedaan harga jual di dalam dan luar Malaysia. Karena itu, otoritas Malaysia meningkatkan pengawasan untuk mencegah aksi penyelundupan gula."Penjualan gula adalah legal jika para pedagang punya izin. Ini bisnis menguntungkan karena adanya perbedaan harga. Kami akan memeriksa semua dokumen menyangkut komoditas ini untuk memastikan para pedagang tidak menyelundupkan gula ke luar demi meningkatkan margin profit mereka," tegas Khalid.Departemen Bea Cukai Malaysia pada Rabu 14 Juni kemarin menahan sebuah kapal dagang Indonesia, KM Tuah Bersama dan menyita sekitar 50 ribu kg gula dari atas kapal tersebut."Orang-orang kami menahan kapal itu setelah nakhoda tidak bisa menunjukkan izin ekspor. Saat ini kapal sedang ditahan di dermaga Port Klang beserta 1.000 karung gula," papar Khalid.Dikatakan Khalid, sesuai UU Bea Cukai 1967 pasal 135 ayat 1e, hukuman untuk penyelundupan adalah denda 50 ribu ringgit atau 20 kali harga barang, atau hukuman penjara tiga tahun, ataupun keduanya.Akibat krisis gula yang melanda beberapa negeri bagian Malaysia, sejumlah hipermarket di Johor misalnya, harus membatasi penjualan gula maksimum dua bungkus per orang.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































