Ical Perlu Turun ke Sidoarjo Atasi Lumpur Panas
Kamis, 15 Jun 2006 14:31 WIB
Jakarta - Menko Kesra Aburizal Bakrie harus turun ke lapangan mengkoordinir masyarakat yang terkena lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur. Jika tidak, pria yang akrab disapa itu Ical pantas mundur."Dia harus turun ke lapangan. Ini masalah nasional, bukan masalah lokal. Kita lihat langkahnya besok bagaimana," kata anggota DPR asal FKB dari daerah pemilihan Jawa Timur Ario Wijanarko, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6/2006).Menurut dia, masalah lumpur panas ini berbeda dengan gempa bumi di Yogyakarta, karena masalah gempa di Yogyakarta bisa selesai dengan tanggap darurat dan rehabilitasi. Sedangkan masalah lumpur panas sampai sekarang belum ada batasan yang jelas penyelesaiannya."Sampai sekarang ini keluar terus lumpurnya. Bayangkan, 5.000 meter kubik per hari dan sekarang sudah 15 hari. Kalau sebulan belum selesai bagaimana," tanya dia.Dari PT Lapindo Brantas juga dinilai tidak mempunyai upaya penanganan masalah ini, baik ganti rugi maupun bantuan makanan.Ario berharap pemerintah pusat memberikan dana bencana nasional terhadap masyarakat yang terkena lumpur panas, karena merupakan tanggung jawab pemerintah pusat."Saya kira presiden perlu meninjau langsung. Kalau perlu Lapindo dipidanakan karena tidak punya analisis mengenai dampak lingkungan (amdal)," cetusnya.
(san/)











































