'Uang' Hasil Utang CGI Dibakar

'Uang' Hasil Utang CGI Dibakar

- detikNews
Kamis, 15 Jun 2006 13:28 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia mendapat utang baru dari CGI US$ 5,4 miliar. Tapi uang hasil utang itu justru dibakar. Kenapa?Pembakaran uang hasil utang dari CGI itu dilakukan dalam happening art yang dilakukan 40 pengunjuk rasa dari Gerakan Rakyat Menolak Utang Haram.Mereka melakukan aksi di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (15/6/2006) pukul 12.30 WIB hingga 13.00 WIB. Massa terdiri dari Koalisi Anti Utang (KAU), Lingkar Studi untuk Aksi Demokasi Indonesia (LSADI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), dan Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND).Mereka menuntut pemerintah membatalkan kesepakatan dengan CGI.Sekjen LSADI Wahyu mengatakan, permohonan utang baru ke CGI dengan alasan rehabilitasi dan rekonstruksi Yogyakarta adalah bentuk kebohongan pemerintah terhadap rakyat."Kalau pemerintah menjadikan bencana alam di Yogyakarta sebagai legitimasi untuk meminta utang baru, ini hanya kepentingan politik elit kecil di pemerintah yaitu Menkeu, Menko Perekonomian, dan Menteri Perdagangan," ujar dia.Dalam happening art yang diiringi lagu Indonesia Raya, pengunjuk rasa membakar kertas-kertas yang diasumsikan sebagai uang dan disaksikan oleh 2 orang yang diasumsikan sebagai SBY-JK dengan memakai topeng babi yang menggambarkan pengemis.Tampak hadir dalam aksi itu anggota DPD dari DKI Jakarta Marwan Batubara. Marwan sempat berorasi di depan pengunjuk rasa."Saya meminta kepada Presiden SBY dan JK untuk memihak rakyat dan independen dari kepentingan asing dan pemilik modal. Saya juga meminta anggota DPR menggunakan hak konstitusionalnya dalam penetapan UU APBN termasuk masalah utang," jelas dia.Pengunjuk rasa dalam aksinya membawa spanduk bertuliskan, "Bubarkan CGI" serta "Hapus Utang Lama dan Tolak Utang Baru".Mereka secara simbolis mengirimkan petisi antiutang ke kantor Sektetariat Kabinet. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads