Sebelum Dihabisi Aniek, Si Sulung Tanya Keberadaan 2 Adiknya

Sebelum Dihabisi Aniek, Si Sulung Tanya Keberadaan 2 Adiknya

- detikNews
Kamis, 15 Jun 2006 13:28 WIB
Bandung - Muhammad Umar Nasrullah (9 bulan) adalah korban pertama Aniek Qoriah Sri Wijaya. Setelah itu, giliran anak kedua, Nazhif Aulia Rahmatullah (4 tahun), yang dihabisi.Pembunuhan pada Nazhif terbilang mulus. Bocah tak bersalah itu dibekap dengan bantal oleh ibunya saat tertidur nyenyak. Pembunuhan itu terjadi pukul 14.00 WIB pada 8 Juni 2006, sekitar 4 jam setelah Umar tewas.Saat Nazhif dibunuh, tidak ada orang dewasa di rumah Aniek di perumahan Margayahu Barat, Bandung. Pembantu rumah tangga paruh waktu telah pulang. Sedang suami Anik, Iman Abdullah, ada di kantornya di Masjid Salman ITB.Pada pukul 17.00 WIB, anak sulung Aniek yang bernama Abdullah Faras Elmaky (6 tahun) pulang sekolah. Dia heran mengapa rumah sepi, tidak ada celoteh adik-adiknya. Dia pun bertanya pada ibunya ke mana adik-adiknya pergi. "Sedang tidur," jawab Aniek.Hari itu, Faras melewatkan hari tanpa canda dengan adik-adiknya. Sang ayah juga tidak ada, lantaran menginap di kantornya karena masih ada pekerjaan. Saat itu, belum ada upaya percobaan pembunuhan Aniek pada si sulung.Esok harinya, Aniek salat subuh seperti biasa sekitar pukul 5 pagi. Setelah itu, barulah dia membekap Faras dengan bantal.Karena Faras sudah besar, dia tidak mempan dibekap. Akhirnya Aniek pun mencekiknya. "Ada bekas memar di lehernya," kata Edison. "Modus operasinya, ketiga korban dibekap pada mukanya dengan menggunakan bantal dan kasur sampai lemas, akhirnya meninggal dunia," jelas Kapolres Bandung Timur AKBP Edison Sitorus di Mapolres Bandung Timur, Kamis (15/6/2006). (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait