ADVERTISEMENT

Polisi Tangguhkan Penahanan Kades Tersangka Sengketa Tanah di Pandeglang

Aris Rivaldo - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 21:28 WIB
Ilustrasi Penipuan
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Pandeglang -

Penahanan Kepala Desa (Kades) Pejamben Carita, Padeglang, berinisial J ditangguhkan oleh kepolisian. Penangguhan penahanan tersangka kasus penggelapan tahan itu dilakukan karena ada permohonan dari pihak keluarga dan pelapor.

"Karena ada permohonan dari pihak keluarga, dan ada permintaan juga dari pelapor untuk ditangguhkan," kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Maulidi, Kamis (7/7/2022).

Fajar mengatakan, selain ada jaminan dari pelapor untuk ditangguhkan, penangguhan mempertimbangkan jalannya roda pemerintahan Desa Pejamben.

"Kades ini masih aktif, belum ada pengganti. Jadi, petugas desa masih ada ke sini (Polres) untuk meminta tanda tangan," ungkapnya.

J sudah menjalani masa tahanan selama 3 minggu di Polres Pandeglang. Meski penahanan ditangguhkan, Fajar mengatakan proses hukum tetap dilanjutkan.

"Ditangguhkan, tapi kasusnya masih berlanjut. Wajib lapor seminggu dua kali Senin dan Kamis," katanya.

Kasus Sengketa Tanah

Fajar mengatakan awal mula penetapan tersangka Kades Pejamben karena adanya pengaduan yang dilaporkan oleh pemilik tanah berinisial H. Kades itu diduga terlibat dalam mempermudah jual beli tanah tanpa sepengetahuan pemilik.

"Keterlibatan kepala desa ini juga turut serta membantu untuk mempermudah untuk tanda tangan sengketa surat keterangan kuasa lahan," katanya.

Lihat juga video 'Warga Bojong Koneng Duga Sentul City Lakukan Maladministrasi SHGB Tanah':

[Gambas:Video 20detik]

(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT