Stop Lumpur, Pemerintah Diminta Cari Bantuan Luar Negeri

Stop Lumpur, Pemerintah Diminta Cari Bantuan Luar Negeri

- detikNews
Kamis, 15 Jun 2006 12:47 WIB
Jakarta - Luapan lumpur panas di Porong makin tidak terbendung. Teknologi dari dalam negeri dinilai kelamaan menyetop semburan lumpur yang kian mengganas."Bisa meminta bantuan teknologi luar kalau diperlukan. 2 Bulan penyetopan lumpur itu terlalu lama," kata Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Kamis (15/6/2006).Agung berharap kasus semburan lumpur panas tidak terulang lagi mengingat dunia perminyakan di Indonesia berpusat di Pulau Jawa seperti Cepu dan Bekasi."Kalau ada di dekat pemukiman rumah penduduk harus hati-hati," ujarnya.Menurut dia, perlu ada sanksi jika ada pelanggaran dalam semburan lumpur. "Saya tidak tahu sanksi seperti apa yang diberlakukan," cetus Agung.Politisi asal Golkar ini menilai PT Lapindo Brantas perlu memberikan ganti rugi pada masyarakat sekitar. "Saya kira kewajiban mereka untuk ganti rugi," kata Agung yang juga Wakil Ketua DPP Partai Golkar ini. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads