Tembok Pabrik CPS Runtuh, Desa Siring Dikepung Lumpur
Kamis, 15 Jun 2006 12:38 WIB
Sidoarjo - Penduduk Desa Siring, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, makin kalut. Setelah tanggul jebol, ancaman lumpur makin mengganas karena tembok pabrik PT CPS yang bersisian dengan desa itu ikut runtuh.PT CPS adalah pabrik tempat pahlawan buruh alm Marsinah bekerja. Pabrik ini ada di bagian barat desa tersebut.Tembok pabrik itu runtuh sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis (15/6/2006). Akibatnya luberan lumpur mulai mengarah ke Desa Siring.Warga Desa Siring yang takut desanya tenggelam berbondong-bondong menuju Desa Renokenongo. Mereka mendesak tanggul dan gorong-gorong yang ada di desa itu dibuka, sehingga aliran lumpur tidak berpusat ke desa mereka.Sementara sebagian besar lagi berkumpul di jalan tol Gempol-Surabaya untuk membuka tanggul agar mengarah ke kawasan Balongbendo dan mengambil terpal-terpalnya. Terpal itu digunakan untuk menahan laju lumpur yang makin mengganas ke desa mereka.Kepanikan juga melanda 6 pabrik yang bersisian dengan PT CPS. Mereka mengerahkan alat-alat berat dan karyawannya untuk membantu membendung lumpur dengan pasir yang dimasukkan ke dalam karung. Tanggul dibangun di depan pabrik-pabrik tersebut."Kita benar-benar rugi, ada kali ratusan juta rupiah karena karyawan ketakutan dengan lumpur itu sehingga aktivitas kita terhenti," kata salah satu petinggi PT Karya Kasih Karunia, produsen mebel rotan.
(umi/)











































