ADVERTISEMENT

Anies Ingatkan Warga Penularan COVID Tak Berhenti gegara Level PPKM Berubah

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 18:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Tiara-detikcom)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Tiara/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbicara soal PPKM di Jakarta yang kembali ke level 1 setelah sehari berstatus level 2. Anies mengingatkan warga perubahan level PPKM tak menghentikan penyebaran Corona atau COVID-19.

"Pokoknya kita begini, penularan itu tidak berhenti karena statusnya berubah. Apakah (level) 1 atau 2, penularan akan terjadi karena interaksi kita," kata Anies di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (7/7/2022).

Anies meminta warga Jakarta segera melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Sebab, sampai saat ini capaian booster di Jakarta masih 50 persen.

"Jakarta saat ini sudah 50 persen yang sudah booster, kita harus tinggikan, tingkatkan. Saya katakan warga Jakarta untuk menyegerakan bagi yang belum booster, untuk melaksanakan booster," ujarnya.

Anies juga merespons rencana pemerintah pusat menjadikan vaksinasi COVID-19 booster sebagai syarat dalam mobilitas masyarakat. Dia mengatakan Pemprov DKI Jakarta bakal mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

"Jadi bukan soal ada perintah, tapi apakah kita mau melindungi diri sendiri yuk kita ambil tanggung jawab, datangi tempat-tempat yang melayani fasilitas kesehatan lakukan itu sehingga kita terlindungi itu saja dari saya," ujarnya.

Merujuk data Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 4.104.025 orang telah mendapat suntikan vaksin booster COVID-19. Di sisi lain, sebanyak 12.561.895 orang telah disuntik dosis pertama dan 10.736.966 orang disuntik dosis kedua.

Sebagaimana diketahui, PPKM wilayah DKI Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, hingga Tangerang Selatan (Jabodetabek) kembali turun ke level 1. Padahal baru sehari sebelumnya, wilayah aglomerasi tersebut statusnya dinaikkan ke level 2.

Aturan terbaru itu tertuang dalam Inmendagri No 35 Tahun 2022. Inmendagri ini diteken Mendagri Tito Karnavian pada 5 Juli 2022 atau sehari setelah Inmendagri No 33 Tahun 2022. Instruksi menteri ini berlaku pada 6 Juli-1 Agustus 2022.

"Gubernur DKI Jakarta untuk wilayah Kabupaten/Kota dengan kriteria level 1 (satu), yaitu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kota Administrasi Jakarta Pusat," demikian bunyi petikan Inmendagri tersebut, seperti dikutip detikcom, Rabu (6/7).

Simak video '4 Masalah yang Jadi Perhatian WHO di Tengah Lonjakan Covid-19 Global':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT