ADVERTISEMENT

Ini Video Pengakuan Korban Dugaan Pencabulan Mas Bechi Anak Kiai Jombang

Ahmad Toriq - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 16:46 WIB
Jakarta -

Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi, 42 tahun, telah ditetapkan menjadi tersangka dan DPO kasus dugaan pencabulan. Korbannya diduga adalah 3 santriwati yang mondok di Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Jawa Timur.

Kasus pencabulan ini diduga terjadi pada 2017. Korban mengaku modus Mas Bechi ialah mengadakan wawancara seleksi tenaga kesehatan untuk kliniknya. Sejumlah santriwati mengikuti seleksi ini.

Masih berdasarkan pengakuan korban, di tengah seleksi, para santriwati mendapat kekerasan seksual dari Mas Bechi. Namun saat itu tak ada laporan.

Lalu, pada 2018, ada santri yang berani melapor ke Polres Jombang. Laporan ini atas dugaan pencabulan, pemerkosaan, hingga kekerasan seksual pada tiga santriwati.

Pada 2019, Polres Jombang menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan, karena pelapor dianggap tidak memiliki cukup bukti. Namun ternyata kasusnya tak berhenti, muncul korban lain melaporkan Mas Bechi ke Polres Jombang.

Kasus bergulir hingga akhirnya Mas Bechi ditetapkan menjadi tersangka di penghujung 2019. Lalu, pada Januari 2020, kasus ini diambil alih oleh Polda Jatim.

Pada 2021, Mas Bechi menggugat status tersangkanya lewat praperadilan. Gugatan pertama didaftarkan ke Pengadilan Negeri Surabaya dan berujung penolakan. Gugatan kedua didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jombang, juga berujung penolakan.

Pada Januari 2022, berkas kasus pencabulan tersebut dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa. Polisi seharusnya menyerahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa. Namun, seperti diketahui bersama, Mas Bechi menolak ditangkap.

Hingga saat ini, Kamis (7/7), pukul 16.30 WIB, polisi belum berhasil menangkap Mas Bechi dan menyerahkannya ke jaksa. Ayahnya, kiai pemimpin pesantren Shiddiqiyyah pasang badan menghalau polisi. Kiai Muhammad Mukhtar Mukhti menyatakan kasus ini sebatas fitnah belaka, dan seharusnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Mundur kembali ke belakang, CNN Indonesia sempat mewawancarai korban dugaan pelecehan yang dilakukan Mas Bechi. Wawancara itu ditayangkan pada Maret 2020. Jerit hati korban bisa disimak di video di bawah ini:

[Gambas:Youtube]



(tor/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT