Wapres Kritik Acara Lingkungan Digelar di Kota Sarat Polusi
Kamis, 15 Jun 2006 11:12 WIB
Jakarta - Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni, digelar berbagai kegiatan. Salah satunya Pekan Lingkungan Hidup. Kritik pun diluncurkan Wakil Presiden Jusuf Kalla karena acara itu diadakan di kota sarat polusi, Jakarta."Saya tadi bilang ke Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH) kenapa acara seperti ini tidak diadakan di Cibubur, kan supaya menyatu dengan alam. Kata Pak Rachmat, LSM yang meminta di sini, padahal dia dulu juga mantan LSM lingkungan," cetus Kalla.Hal itu dia sampaikan dalam pidato pembukaan Pekan Lingkungan Hidup di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta usat (Kamis, 15/6/2006).Disampaikan Kalla, acara lingkungan semacam itu harus bisa menghasilkan suatu hal yang positif. Setidaknya mampu menghadirkan solusi bagi lingkungan yang terkena bencana.Pemda Kurang TegasKalla juga mengatakan bencana-bencana lingkungan yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia, seperti masalah sampah di Bandung dan lumpur di Sidoarjo, dikarenakan kebijakan pemerintah daerah (pemda) yang kurang tegas.Karena itu dia meminta pemda untuk bekerja keras menangani kerusakan lingkungan. "Semua itu juga membutuhkan perubahan sikap kita. Kebijakan dan upaya hukum harus jelas," tandas Kalla.Sementara itu Menneg LH Rachmat Witoelar mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana. "Saya sangat perihatin terhadap bencana Merapi, gempa di Yogya dan lumpur di Sidoarjo," ujar dia.
(nvt/)











































