ADVERTISEMENT

Stasiun MRT Dukuh Atas Bakal Nyambung Gedung Lewat Terowongan Bawah Tanah

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 12:37 WIB
Anies Baswedan (kedua dari kiri)/Tiara Aliya-detikcom
Anies Baswedan (kedua dari kiri) (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginisiasi pembangunan jaringan interkoneksi bawah tanah di jalur MRT Jakarta. Anies mengatakan hal ini merupakan upaya mewujudkan jaringan interkoneksi bawah tanah di kawasan berorientasi transit atau TOD.

Untuk diketahui, terowongan pejalan kaki ini menghubungkan Gedung Thamrin Nine UOB dengan Stasiun Dukuh Atas BNI. Anies yakin pembangunan terowongan ini memudahkan warga untuk beraktivitas.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin menunjukkan kepada semua, bahkan dunia, bahwa Jakarta yang awalnya dibangun dengan konsep berorientasi kendaraan pribadi, dapat beralih menjadi kota yang lebih nyaman, produktif dan berkelanjutan melalui pembangunan berorientasi transit," kata Anies di Kawasan Thamrin Nine, Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Kamis (7/7/2022).

"Terowongan ini akan menjadi permulaan dari terwujudnya jaringan interkoneksi bawah tanah di rute MRT yang bukan hanya memudahkan pola pergerakan tapi juga mengaktivasi ruang bawah tanah sebagai ruang produktif baru di Jakarta," sambungnya.

Anies mengatakan Pemprov DKI sedang memasuki tahapan integrasi level 2. Dia mengatakan stasiun-stasiun yang telah terintegrasi dihubungkan dengan bangunan-bangunan maupun perkantoran di sekitarnya. Meskipun dibangun di lahan milik swasta, Anies menjamin seluruh pengguna MRT bisa menikmati fasilitas terowongan ini.

"Karena pembiayaannya menjadi tanggung jawab mereka kita hanya memberikan ruangnya untuk mereka nyambung ke Stasiun MRT tapi pembangunan itu dibayar mereka dan bisa digunakan oleh semua orang tidak hanya digunakan mereka yang bekerja di UOB saja. Jadi ini adalah fasilitas publik yang dibangun, sebuah partnership kemitraan antara kami di pemerintahan dan pihak swasta," ujarnya.

Inisiasi pembangunan interkoneksi bawah tanah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pembangunan Bangunan dan Fasilitas Interkoneksi Thamrin Nine UOB-Stasiun Dukuh Atas BNI antara Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud dan Direktur Utama PT Wisma Kartika, Alvin Gozali, dan disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), William Sabandar.

Akses pejalan kaki ini sepanjang 80 meter dengan lebar lima meter yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti retail, storage room, eskalator, dan elevator. Terowongan ini melengkapi interkoneksi layang Stasiun Blok M BCA dan Blok M Plaza yang telah terbangun dan interkoneksi layang Stasiun Lebak Bulus Grab-Pondok Indah Square yang sedang dalam tahap konstruksi.

(taa/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT