Polisi Belum Ganti Biaya Perawatan Iqbal
Kamis, 15 Jun 2006 11:01 WIB
Jakarta - Sampai saat ini polisi belum mengganti biaya perawatan korban peluru nyasar, Iqbal Wian Eka Putra (4). Padahal biaya perawatan Iqbal mencapai angka Rp 150 juta.Iqbal terkena timah panas Briptu Ari, anggota Polres Bontang Utara, Kalimantan Timur, yang sedang mengejar seorang buronan.Belum adanya biaya pengobatan dari pihak kepolisian ini diungkapkan oleh Wijiono, ayah Iqbal. Menurut Wijiono, seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh perusahaan tempatnya bekerja."Sampai sekarang tidak ada (biaya dari polisi). Yang ada hanya dana kemanusiaan sekadarnya. Sudah habis dibelikan mainan," kata Wijiono sambil menunjukkan sebuah kotak penyimpan.Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan bagi Wijiono sekeluarga. Sebab Wakadiv Humas Mabes Polri Kombes Pol Anton Bahrul Alam pernah menghubungi Kapolda Kalimantan Timur."Dan katanya Kapolda Kaltim menyanggupi semua biaya perawatan. Tapi sampai sekarang belum ada apa-apa," kata Wijiono kepada wartawan di RSPAD, Jl Dr Abdul Rachman Saleh, Jakarta, Kamis (15/6/2006).Menurut Wijiono, dirinya pasrah terhadap kenyataan ini. Dia menyerahkan semuanya kepada kebijakan pimpinan Polri. Sebagai orangtua, Wijiono berharap ada jaminan bagi masa depan anaknya yang saat ini lumpuh."Saya sebenarnya sih terserah saja, itu urusan polisi. Saya cuma ingin ada jaminan untuk masa depan Iqbal," ungkap Wijiono lirih.
(djo/)











































