ADVERTISEMENT

Viral Pria Raba Dada Karyawati di Angkot Tebet-Kuningan, Polisi Bergerak!

Wildan Noviansah - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 11:29 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi pelecehan seksual (Foto: iStock)
Jakarta -

Sebuah unggahan di media sosial mengungkap aksi pelecehan seksual dalam sebuah angkot M-44 di Jakarta Selatan. Pelecehan seksual dilakukan seorang pria berkacamata terhadap korban perempuan berinisial AF.

Kisah AF ini diungkap oleh sepupunya berinisial N ke media sosial. AF dilecehkan dalam perjalanan ke tempat kerjanya dari Stasiun Tebet ke Kuningan, Jakarta Selatan, pada 4 Juli 2022.

Singkatnya, dalam perjalanan ke tempat kerjanya itu, AF mendapat pelecehan seksual dari pelaku. Pelaku yang ada di sebelahnya itu meraba-raba bagian dada korban.

Korban kemudian refleks menepis tangan pelaku dan langsung pindah tempat duduk. AF juga sempat memvideokan penampakan pelaku yang berkacamata dan berpakaian rapi membawa tas ransel di pangkuannya.

N mengatakan AF sudah berteriak meminta tolong. Sayangnya, penumpang lain maupun sopir tidak ada yang membantu hingga akhirnya AF turun.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan korban itu teregister dengan nomor: LP/1586/VII/2022/RSJ, tertanggal 4 Juli 2022. Pelaku dilaporkan atas tuduhan kejahatan terhadap kesopanan Pasal 281 KUHP.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengaku telah menerima laporan pelecehan dalam angkot Tebet-Kuningan itu. Ia mengatakan kasus tersebut saat ini sedang diselidiki.

"(Laporan korban) sudah diproses," singkat Ridwan saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (7/7/2022).

detikcom telah menghubungi pihak korban untuk meminta konfirmasi lebih lanjut. Namun, hingga berita ini dimuat belum ada jawaban dari pihak korban.

(mea/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT