Tim KLH Cek Udara di Sidoarjo
Kamis, 15 Jun 2006 10:42 WIB
Jakarta - Warga di sekitar kawasan eksplorasi PT Lapindo Brantas di Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, mulai mengeluhkan bau yang menyengat hidung akibat lumpur panas dan gas."Siang ini tim KLH berangkat ke Sidoarjo untuk memasang alat. Alat untuk tahu udaranya mengandung unsur apa sana karena ada keluhan bau," kata Deputi Menneg LH Bidang Pengendalian Pencemaran M Gempur Adnan di sela-sela acara Pekan Lingkungan Indonesia di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6/2006).Menurut dia, alat tersebut juga digunakan untuk mengetahui apakah dalam unsur itu melebihi baku mutu atau tidak."Jadi kualitatif dulu. Kemudian, kita tahu apa yang berbahaya dan kita tahu menanggulanginya," ujarnya.Hasil penelitian akan dikeluarkan pada Senin 19 Juni. "Jika terbukti berbahaya, warga di sekitarnya akan diungsikan. Nanti dalam radius tetentu dipasang tanda-tanda tidak bisa masuk," jelas Gempur."Itu yang harus dilakukan karena sulit mengolah udara berbeda dengan air," lanjutnya.
(aan/)










































