Iqbal Pulang ke Bontang
Kamis, 15 Jun 2006 10:27 WIB
Jakarta - M Iqbal Wian Eka putra, bocah korban peluru nyasar, akhirnya meninggalkan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Iqbal dijemput dua orang utusan dari PT Kitadin, tempat ayahnya bekerja.Menurut dr Agus, dokter yang selama ini merawat Iqbal, kondisi bocah tersebut sudah layak dibawa pulang. Iqbal hanya tinggal menjalankan terapi untuk memulihkan tangan dan kakinya yang lumpuh."Sudah tidak apa-apa lagi, Iqbal sudah boleh pulang. Hanya tinggal menjalani terapi saja," kata dr Agus kepada wartawan di RSPAD Jl. Dr. Abdul Rachman Saleh, Jakarta, Kamis (15/6/2006).Iqbal sendiri dijemput sekitar pukul 08.30 WIB. Meski tidak bisa berdiri, dia tampak sehat dan ceria. Bahkan sesaat sebelum meninggalkan RSPAD, Iqbal sempat berbincang-bincang dengan wartawan."Iqbal senang sekali boleh pulang. Iqbal mau ketemu nenek dan teman-teman di rumah," ujar bocah berusia 4 tahun ini sebelum memasuki mobil Kijang kapsul berwarna silver.Rencananya Iqbal akan terbang ke Bontang, Kalimantan Timur, dengan menggunakan pesawat Garuda pukul 11.00 WIB. PT Garuda Indonesia memberikan tiket gratis untuk Iqbal dan kedua orang tuanya.Iqbal terkena peluru nyasar saat terlelap dalam dekapan orang tuanya di rumah mereka. Selama 10 hari peluru nyasar itu mendekam di dalam kepalanya. Polisi telah menetapkan Briptu Ari sebagai tersangka pelaku penembakan terhadap Iqbal.
(djo/)











































