Akibat Perang Irak, Belasan Ribu Prajurit Inggris Berhenti

Akibat Perang Irak, Belasan Ribu Prajurit Inggris Berhenti

- detikNews
Kamis, 15 Jun 2006 09:46 WIB
London - Hampir 16 ribu personel telah keluar dari pasukan cadangan Inggris sejak invasi pimpinan AS dilancarkan ke Irak pada tahun 2003 lalu. Keputusan para prajurit untuk berhenti dipicu oleh operasi berbahaya di Irak dan negara-negara lainnya.Demikian diberitakan harian Inggris, Daily Telegraph seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (15/6/2006).Berdasarkan data yang diperoleh Partai Nasional Skotlandia, terlihat bahwa antara Oktober 2003 dan Oktober 2005, unit pasukan cadangan Territorial Army (TA) telah kehilangan 15.670 prajurit yang menyatakan keluar. Personel TA selama ini banyak dikerahkan untuk mendukung unit-unit reguler di Irak, Afghanistan dan Balkan.Dari angka hampir 16 ribu personel itu, TA hanya berhasil merekrut 13.570 prajurit baru. Perbedaan angka ini menunjukkan tidak proporsionalnya jumlah prajurit TA yang mengundurkan diri dan yang bergabung."Ini sinyal nyata adanya krisis yang dihadapi Angkatan Bersenjata sebagai akibat perang Irak yang sangat merusak itu serta kebijakan pertahanan dan luar negeri yang menimbulkan masalah masiv," cetus Christine Grahame, anggota Partai Nasional Skotlandia.Namun Kementerian Pertahanan Inggris membantah hal tersebut. Menurut seorang juru bicara kementerian, belakangan ini justru lebih banyak orang yang bergabung dalam TA daripada yang keluar. "Salah jika mengatakan bahwa TA tidak bisa memenuhi tuntutan operasional yang ditujukan padanya," kata juru bicara tersebut. (ita/)


Berita Terkait