ADVERTISEMENT

Siapa MSA Anak Kiai Jombang? Nama Lengkap dan Ciri-ciri DPO

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Jul 2022 11:49 WIB
Siapa MSA anak kiai Jombang? Seorang anak kiai Jombang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kasus pencabulan santriwati.
Siapa MSA Anak Kiai Jombang? Ini Informasinya (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Siapa MSA anak kiai Jombang? Seorang anak kiai Jombang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kasus pencabulan. Hingga kini, pria tersebut masih bebas berkeliaran.

Diketahui, anak kiai Jombang tersebut berinisial MSA. Ia adalah tersangka pencabulan pada santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah, Jombang. Berikut informasi tentang MSA.

Siapa MSA Anak Kiai Jombang? Tersangka Pencabulan Santriwati

Moch Subchi Azal Tsani atau MSA yang menjadi tersangka pencabulan santriwati belum juga ditangkap. Melansir dari detikJatim, Rabu (6/7/2022), MSA alias Mas Bechi sudah enam bulan menjadi DPO dan masih terus dicari polisi.

Siapa MSA anak kiai Jombang? Seorang anak kiai Jombang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kasus pencabulan santriwati.Siapa MSA anak kiai Jombang? Kiai Mukhti sedang meminta polisi agar tidak menangkap putranya. (Foto: Tangkapan Layar)

Sosok MSA: Putra Pengasuh Ponpes Shiddiqiyah

Subchi adalah putra petinggi KH Muhammad Mukhtar Mukthi, Pengasuh Ponpes Shiddiqiyah, Jombang. Ia menjabat sebagai pengasuh ponpes atau Wakil Rektor Ponpes Majma'al Bachroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyah, Desa Losari, Ploso, Jombang.

Ciri-ciri fisik Subchi adalah sebagai berikut:

  • Tinggi badan 168 cm
  • Bentuk wajah oval
  • Rambut berwarna hitam
  • Kulit sawo matang
  • Memiliki tahi lalat hitam di bawah mata dan pipi sebelah kiri

Anak Kiai Jombang MSA Adalah Ahli Metafakta

Subchi terkenal memiliki ilmu metafakta. Hal tersebut dijadikannya sebagai modus untuk mendekati para santriwati di Ponpes Shiddiqiyah, Jombang.

Sebelum melakukan aksinya, Subchi merekrut para korban untuk menjadi tim relawan kesehatan. Relawan ini akan diajari ilmu metafakta yang disebut bisa digunakan untuk proses penyembuhan. Korban juga dijanjikan akan ditransfer ilmu tersebut.

"Modusnya korban dimasukkan oleh seseorang, anak buahnya tersangka untuk menjadi salah satu tim kesehatan, metafakta," kata pendamping korban Nun Sayuti, dikutip detikcom, Rabu (5/7/2022).

Saat seleksi tim, korban dijanjikan ditransfer ilmu. Namun, korban diminta untuk melepas semua pakaiannya agar ilmu tersebut bisa masuk. Korban sempat menolak karena hal ini tidak masuk akal.

"Nah salah satu prosedurnya melalui internal interview, saat itulah terjadi pemerkosaan," tambah Nun.

Hingga saat ini, korban lelah melihat penanganan polisi yang tak kunjung menangkap MSA. Namun, korban tetap optimis polisi akan profesional dalam menangani kasus ini.

Kapolres Jombang Negosiasi dengan Kiai Jombang untuk Menangkap MSA

Beredar sebuah video yang menunjukkan Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat berhadapan dengan KH Muhammad Mukhtar Mukthi, ayah dari MSA. Nurhidayat mengatakan video tersebut adalah momen ketika dia bernegosiasi dengan Kiai Mukhtar pada Minggu (3/7/2022), sekitar pukul 21.15 WIB.

Saat itu, dia masuk seorang diri memakai kopiah dan berseragam lengkap. Ia ditemui Kiai Mukhtar dan ratusan anggota jemaah Shiddiqiyyah.

"Saya pikir negosiasi di ruangan khusus, ternyata saya dihadapkan ke jemaah yang mudah diprovokasi. Sangat rawan sekali, makanya saya tidak berdebat lama," kata Nurhidayat, dikutip detikcom, Rabu (6/7/2022).

"Kalau di ruangan khusus, saya bisa menyampaikan panjang lebar. Makanya di dalam video itu saya hanya menyampaikan satu pesan kepada Mbah Yai (Kiai Mukhtar) secara beretika," tambahnya.

MSA Dibela Sang Ayah

Siapa MSA anak kiai Jombang? MSA yang menjadi tersangka pencabulan tak kunjung ditangkap polisi karena terus dilindungi ayahnya. Saat bernegosisasi dengan polisi, kiai tersebut justru meminta polisi untuk tidak menangkap anaknya, MSA.

"Untuk keselamatan kita bersama, untuk kejayaan Indonesia Raya, masalah fitnah ini masalah keluarga. Untuk itu, kembalilah ke tempat masing-masing, jangan memaksakan diri mengambil anak saya yang kena fitnah ini," kata sang kiai dalam video, dikutip detikcom, Rabu (6/7/2022).

Akhirnya, negosiasi tersebut tidak membuahkan hasil. Kiai Mukhtar menolak permintaan polisi untuk menyerahkan putranya, MSA.

Polisi pun meninggalkan Ponpes Shiddiqiyyah tanpa berhasil menangkap MSA. Namun, pengejaran terhadap tersangka MSA masih terus dilakukan.

Simak Video: Sederet Perlawanan Anak Kiai Jombang DPO Kasus Pencabulan

[Gambas:Video 20detik]



(kny/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT