ADVERTISEMENT

Ketua MPR RI Apresiasi Budaya Kerja di Kementerian BUMN

Dea Duta Aulia - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 22:14 WIB
Bambang Soesatyo
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi upaya Kementerian BUMN untuk melakukan transformasi budaya kerja. Upaya tersebut tercermin dari penyelenggaraan Award BUMN secara periodik setiap tahun yang diselenggarakan oleh ACT Consulting.

"Hadirnya nilai-nilai dasar AKHLAK, yang merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, berangkat dari kesadaran dan komitmen untuk meningkatkan budaya kerja, yang menjunjung tinggi profesionalisme, mengedepankan prinsip efisiensi, dan berorientasi pada capaian hasil yang berkualitas," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (5/7/22).

Ia mengatakan, nilai-nilai dasar AKHLAK yang menjadi pondasi budaya kerja BUMN harus menjadi visi bersama. Sehingga setiap bisnis yang dijalankan oleh BUMN menghadirkan mekanisme kerja yang terintegrasi.

"Budaya kerja yang Amanah, melingkupi aspek kepercayaan, kejujuran, dan integritas. Budaya kerja yang Kompeten, merujuk pada kemampuan untuk memenuhi standar pengetahuan, keterampilan, serta sikap dan perilaku. Budaya kerja yang Harmonis, mengamanatkan keterpaduan dan integrasi dalam menyikapi keberagaman dalam lintas unit organisasi," jelasnya.

Bamsoet menjelaskan budaya kerja yang Loyal meniscayakan sikap suportif pada setiap garis kebijakan dan lurus pada visi misi organisasi. Sementara itu, Adaptif berupaya mendorong kemampuan untuk menyesuaikan diri dan terus menghadirkan sejumlah inovasi.

Budaya kerja yang Kolaboratif, mengedepankan prinsip 'kerja sama' dan 'kerja bersama', mengutamakan kerja kolektif dan inklusif, serta mengesampingkan ego sektoral.

"Tentu saja, sebagus apapun nilai-nilai dasar kita formulasikan, hanya akan menjadi slogan dan jargon tanpa makna, jika tidak diimplementasikan secara nyata. Inilah pentingnya dilakukan review dan evaluasi secara periodik, untuk memastikan bahwa kita berada di jalur dan arah yang tepat, dalam mentransformasikan nilai-nilai AKHLAK tersebut menjadi budaya kerja," katanya.

Menurutnya, kinerja dari BUMN sudah cukup baik. Ia menyebutkan mengacu pada aspek kinerja keuangan tahun 2021, BUMN menorehkan capaian yang luar biasa dengan menghasilkan laba bersih Rp 126 triliun. Capaian tersebut naik 10 kali lipat dari 2020 yang hanya mencapai Rp 13 triliun.

"Gambaran di atas sangat paradoks dengan kenyataan bahwa pada tahun 2021, Kementerian BUMN mendapatkan dukungan anggaran minimalis sebesar Rp 197 miliar, lebih kecil dibandingkan dengan alokasi anggaran Kementerian lain. Sedangkan total aset yang dikelola mencapai Rp 8.998 Triliun. Ini mengisyaratkan pesan penting, bahwa dukungan anggaran yang minimal, tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih kinerja yang optimal," tutup Bamsoet.

(fhs/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT