ADVERTISEMENT

Modus Penimbunan Solar Subsidi di Bogor: Pakai Tandon di Mobil Boks

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 16:48 WIB
Modus Penimbunan Solar Subsidi di Bogor
Modus Penimbunan Solar Subsidi di Bogor. (Rizky/detikcom)
Bogor -

Polisi menangkap dua warga Bekasi penimbun solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Bogor, yakni AAZ (22) dan AAL (19). Keduanya beraksi menggunakan mobil boks yang dimodifikasi.

"Pembelian solar bersubsidi tersebut melebihi kapasitas tangki normal dan ternyata solar yang dibeli itu masuk ke dalam tandon yang disimpan di dalam mobil boks," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan saat konferensi pers di Mapolres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Selasa (5/7/2022).

Pelaku membeli solar bersubsidi di sejumlah SPBU di Bogor. Di antaranya SPBU Cileungsi sebanyak 29 liter senilai Rp 149.350.

"Kedua, SPBU Klapanunggal sebanyak 29 liter senilai Rp 149.350. Ketiga, SPBU Gunung Putri sebanyak 29 liter senilai Rp 149.350," jelasnya.

Keempat, di SPBU Citeureup sebanyak 29 liter senilai Rp 149.350. Terakhir, SPBU Cikaret sebanyak 97 liter senilai Rp 500.000.

Penangkapan kedua pelaku berawal pada Rabu (22/6) sekitar pukul 02.00 WIB, saat AAZ dan AAI mengendarai mobil boks L300 bernopol B-1954-TIR datang ke SPBU Cikaret. Keduanya membeli solar bersubsidi sebesar Rp 500 ribu.

"Kemudian ada warga yang mencurigai kendaraan boks tersebut, kemudian melaporkan kepada Reskrim. Selanjutnya Reskrim melakukan pengecekan dan memeriksa mobil boks tersebut setelah keluar area SPBU Cikaret," ujarnya.

Kemudian ditemukan tandon di mobil boks tersebut. Saat ditemukan, satu tandon telah terisi BBM bersubsidi.

"Dari keterangan pelaku bahwa tandon yang ada di dalam mobil boks tersebut berisi solar sebanyak kurang lebih 400 liter," bebernya.

Solar tersebut merupakan akumulasi dari beberapa SPBU di Kabupaten Bogor. Kemudian berdasarkan keterangan pelaku, solar tersebut rencananya akan dijual ke proyek pembangunan di daerah Delta Mas, Cikarang Pusat.

"Selain itu, pelaku menjelaskan jika solar bersubsidi tersebut dijual dengan harga Rp 6.500 per liter, sehingga keuntungan yang didapat oleh pelaku sebesar Rp 1.350 per liter," ucapnya.

Simak juga 'Penimbun BBM Subsidi di Bali Ditangkap, Polisi Sita 11.400 Liter Solar':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT