Korban Lumpur Lapindo Harus Mendapat Ganti Untung

Korban Lumpur Lapindo Harus Mendapat Ganti Untung

- detikNews
Kamis, 15 Jun 2006 04:54 WIB
Sidoarjo - Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawangsa meminta masyarakat korban luapan lumpur dan gas PT Lapindo Brantas, Sidoarjo, mendapatkan perhatian atas kerugiaan yang dialaminya."Masyarakat daerah sini paling banyak konstituen NU. Bagi kami tak ada ganti rugi, tetapi ganti untung," ujar Khofifah saat mengunjungi daerah luapan lumpur di Desa Siring, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, (14/6/2006).Selain itu, dia juga mengeluhkan masalah MCK yang berada di tempat pengungsian. Menurutnya, untuk menampung 1.500 pengungsi di Pasar Baru, Porong, saat ini hanya terdapat delapan MCK."Kalau hanya ada segitu kan kasihan. Untuk mandi saja, mereka harus bergantian dan menunggu lama. Pemerintah daerah dan Lapindo harus tanggap masalah itu," tutur mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.Untuk itu dia mendesak pemerintah daerah untuk segera membangun MCK darurat, agar kebutuhan pengungsi akan MCK dapat terpenuhi.Selain masalah MCK, Khofifah juga menyoroti masalah pembagian jatah makan untuk para pengungsi yang hanya mendapat jatah makan dua kali sehari. "Kasihan, mereka hanya mendapat jatah makan sehari dua kali. Itupun kadang masih terlambat dalam pembagiannya," Ungkapnya.Saat mengunjungi para pengungsi di Pasar Baru Porong, Khofifah beserta rombongan juga mendapat keluhan dari para pegungsi, yang sampai saat ini masih belum mendapat kejelasan tentang ganti rugi yang akan mereka terima.Ia berharap, pemerintah daerah secepatnya membentuk tim, yang tugasnya melakukan pendataan dan pendistribusian bantuan maupun ganti rugi agar jangan sampai terjadi tumpang tindih dan salah bagi. (fjr/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads