Anggota Polda Riau Gantung Diri
Rabu, 14 Jun 2006 23:24 WIB
Jakarta - Entah apa sebabnya, seorang anggota Polda Riau bernama Bripda Edi Ermanto, ditemukan tewas gantung diri di sumur rumahnya. Sejuah ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian tentang penyebab bunuh diri itu. Warga Perumahan Wiyda Graha III, Riau, dihebohkan dengan adanya salah seorang warga mereka gantung diri. Lebih terkejut lagi, yang gantung diri itu diketahui seorang anggota polisi bernama Bripda Edi Ermanto (28). Anggota polisi ini ditemukan tewas gantung diri di sumur rumahnya dengan tali. Lidahnya pun menjulur keluar. Edi ditemukan warga gantung diri, Rabu (14/6/2006) sekitar pukul 06.30 WIB, oleh tetangganya sendiri, Wadrizal (50). Ini berawal ketika tetangganya curiga sebuah galon berisi air mineral masih berada di teras rumahnya."Padahal air mineral dalam galon itu diantar pada malam hari oleh pihak agen air. Aneh saja kok air itu tidak dibawa masuk kedalam. Saya pun mencoba memberanikan diri masuk ke rumahnya. Saya lihat tidak bekas-bekas mencurigakan kendati pintu depan tidak berkunci. Saya periksa seluruh ruangan, tidak menemukan istrinya," kata Wadrizal kepada wartawan.Lantas, tetangganya ini masih ingin mencari tahu gerangan apa yang terjadi di rumah tersebut. Pencarian dilakukan ke belakang rumah. Pintu dapur juga tidak terkunci. Saat dibuka, Wadirzal terkejut, tetangganya itu terlihat gantung diri di sumurnya sendiri."Saya terkejut, melihat kondisi Edi tergantung di sumurnya dengan benang nilon yang besar. Saat itu juga saya mengabarkan pada tetangga lainnya. Tak lama polisi pun datang ke lokasi," tutur Wadrizal.Saat ditemukan, Edi anggota polisi ini mengenakan kaos warna putih dan celana pendek. Pada saat itu juga, istrinya tidak berada ditempat. Sejumlah tetangga menyebut, kalau istrinya Rita yang baru dinikahi lima bulan lalu tengah berada di rumah orang tuanya.Rita sendiri sebenarnya merupakan istri kedua Edi. Sedangkan istri pertamanya yang bernama Evi sudah diceraikan. Tidak jelas apa penyebab perceraian itu. Yang pasti, Edi hidup bersama isitri keduanya. Bersama Evi, Edi telah dikaruniai seorang putra.Sejuah ini belum ada kejelasan dari pihak kepolisian atas ditemukannya Edi yang gantung diri. Sehingga, belum diketahui secara jelas penyebab kematian itu.Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Edi Fariyadi, ketika dikonfoirmasi detikcom, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, siang tadi pihak keluarga Edi telah menguburkannya."Tapi saya tidak tahu persis penyebab kejadian tersebut. Karena dia sendiri bertugas di rumah sakit Bayangkara Polda Riau. Sebaiknya tanyakan langsung ke Polda saja,"saran Edi Fariyadi.
(fjr/)











































