Pemkot Palembang 'Pasang Tarif' Rp 1.000 Buat Pengkritik
Kamis, 15 Jun 2006 00:29 WIB
Palembang - Masyarakat Palembang, Sumatera Selatan, saat ini tidak perlu lagi berunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi dan kritiknya kepada pemerintah kota. Cukup dengan mengirimkan short massage service (SMS), maka aspirasi dan kritik akan diterima oleh pejabat pemerintah.Namun adanya fasilitas tersebut tidak serta merta gratis begitu saja. Masyarakat Palembang dikenakan tarif Rp 1.000 untuk setiap SMS yang dikirim.Selain itu, masyarakat dapat juga memperoleh informasi yang berkatian dengan berbagai aspek tugas pemerintahan, seperti pembangunan, pelayanan masyarakat, pendidikan, kesehatan, transportasi, serta kebersihan dan keindahan. Selain itu juga bisa diperoleh informasi mengenai keamanan, ketertiban, dan pariwisata.Seperti layaknya mengikuti kuis SMS berhadiah, pengirimaan pesan ke Pemkot Palembang juga cukup mudah. Caranya, cukup ketik 'plg spasi pesan', lalu kirim ke 6468. Pesan yang dikirimkan dibatasi maksimal 160 karakter per SMS. Walikota Palembang, Eddy Santana Putra menyatakan, dalam waktu 24 jam pihaknya akan menindaklanjuti permintaan atau kritik ke dinas-dinas terkait. Lalu, bagi masyarakat yang tidak memiliki telepon selular dapat menyampaikan informasi ke Pemerintah Palembang melalui kotak saran yang diletakkan di depan Gedung Walikota Palembang, Jalan Merdeka Palembang.Sementara itu, Sales Customer Service (SCS) PT Telkomsel Wilayah Regional Sumatera Selatan I, Ikut Surya Darma, merinci pengenaan tarif Rp 1.000. Dijelaskannya, Rp 250 merupakan biaya pengiriman pesan ke Pemerintah Palembang, selanjutnya Pemerintah Palembang menjawab SMS tersebut dikenai biaya Rp 250."Sisanya dibagi antara Telkomsel dengan Pemerintah Palembang," kata Ikut.
(fjr/)











































