Mbah Marijan Bertahan di Kinahrejo, Dikawal 15 Orang
Rabu, 14 Jun 2006 21:15 WIB
Sleman - Juru kunci Gunung Merapi Mbah Marijan memilih tetap bertahan di rumahnya, Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta meski rumahnya nyaris dihantam lahar panas. Ia saat ini bertahan di rumahnya bersama dengan 15 anggota Tim SAR DIY dan sejumlah pemuda Dusun Kinahrejo.Meski Mbah Marijan bertahan, seluruh keluarganya sejak sore sudah mengungsi. Baik istri, anak dan cucu mengungsi ke tempat yang lebih aman, yakni Balai Desa Umbulharjo.Di dusun Kinahrejo ini bau belerang sangat terasa menyengat. Maklum saja dusun tersebut nyaris terkena lahar panas. Pihak Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Pemkab Sleman bersama aparat menutup kawasan ini. Informasi yang diperoleh detikcom dari Budi anggota SAR DIY, Rabu (14/6/2006) sejumlah bangunan di Bebeng hancur diterjang lahar panas. Demikian juga jalan raya ke kawasan Bebeng terputus oleh lahar panas, baik dari arah bawah maupun dari Dusun Kinahrejo. Dari mana jalur lahar panas ini belum diketahui persis. Namun, sejumlah warga menduga lagar meloncat dari Kali Adem yang melintasi kawasan wisata Bebeng. AKibatnya, sejumlah desa di sekitar Kali Adem terkena aliran lahar panas ini. Termasuk Dusun Ngrangkah, yang terletak di bawah Kinahrejo.
(jon/)











































