ADVERTISEMENT

Pemprov DKI: Perusak Fasilitas Tebet Eco Park Dilarang Masuk 3 Bulan!

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 04 Jul 2022 20:11 WIB
Tebet Eco Park
Tebet Eco Park (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Di samping itu, pengelola juga mengatur kantong parkir serta pedagang kaki lima (PKL). Adapun pengaturan PKL dilakukan oleh Pemkot Jakarta Selatan.

"Parkiran juga sudah ada kantong-kantong dan kita berlakukan LEZ, low emissions zone, kecuali nanti ada warga itu ada semacam sticker misalnya itu kita dalam persiapan," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Penutupan Tebet Eco Park resmi diperpanjang. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta.

"Halo teman, mohon maaf saat ini penutupan sementara Tebet Eco Park diperpanjang," demikian informasi yang disampaikan akun Instagram resmi Distamhut DKI Jakarta, @tamanhutandki, Minggu (3/7).

Sejumlah fasilitas taman tengah diperbaiki. Distamhut masih melakukan penanam kembali rumput serta tanaman hias.

Pemprov DKI Perpanjang Penutupan Tebet Eco Park

Yang jelas, pengunjung mesti melakukan registrasi online terlebih dahulu melalui aplikasi JAKI sebelum menyambangi Tebet Eco Park.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya menutup sementara Tebet Eco Park. Penutupan ini dilakukan setelah PKL menjamur di Tebet Eco Park beberapa waktu yang lalu.

Setiap akhir pekan, Tebet Eco Park, yang diresmikan Gubernur Anies Baswedan pada April Lalu, dipenuhi warga. Warga ke Tebet Eco Park untuk menikmati suasana taman bersama keluarga.

Pada Minggu (12/6), para PKL juga membanjiri ruas jalan sepanjang kawasan Tebet Eco Park. PKL terlihat berjualan pada sisi kiri dan kanan di jalan depan pintu selatan Eco Park hingga di pintu utara. Ada yang menjual makanan, minuman, balon, hingga mainan anak lainnya.


(taa/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT