Penanganan Lumpur Panas Selesai 3 Minggu

Penanganan Lumpur Panas Selesai 3 Minggu

- detikNews
Rabu, 14 Jun 2006 17:23 WIB
Jakarta - Luapan lumpur panas di Porong, Sidoarjo, diperkirakan akan teratasi dalam waktu 3 minggu ke depan. Keyakinan ini diperoleh setelah BP Migas mendatangkan alat stubbing unit dari Kanada.Demikian disampaikan Kepala Dinas Humas BP Migas Amir Hamzah kepada detikcom saat berbincang-bincang melalui telepon, Rabu (14/6/2006)."Alat ini berguna untuk menghentikan luapan lumpur. Saat ini alat tersebut sudah berada di Jakarta," kata Amir.Alat stubbing unit itu didatangkan dalam bentuk beberapa rangkaian yang terpisah. Karena itu perlu dirakit terlebih dahulu sebelum digunakan. "Untuk merakitnya perlu waktu sekitar 2 minggu," tutur Amir.Selain stubbing unit, BP Migas juga akan menggunakan noise tool. Alat ini akan digunakan untuk menganalisa penyebab dan sumber luapan lumpur panas. Cara kerjanya, alat ini akan dimasukkan ke dalam lubang sumber luapan.Namun lagi-lagi alat ini tidak begitu saja bisa digunakan. Alat ini bisa digunakan dengan efektif bila luapan lumpur di lokasi kejadian sudah mengering.Dan untuk mengeringkan lumpur ini BP Migas membuat dua settling pond (tempat pengendapan lumpur). Settling pond pertama dibangun di dusun Balongnongo seluas 6 hektar. Settling pond ini bisa menampung 120 ribu meter kubik lumpur.Sedangkan settling pond kedua dibangun di Desa Reno Kenongo seluas 12 hektar. Settling pond ini diyakini bisa menampung 240 ribu meter kubik."Kita juga telah membentuk tim terpadu untuk menganalisa dampak kejadian ini. Tim ini terdiri dari BP Migas dan Departemen ESDM," kata Amir. (djo/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads