Indonesia 'Terikat' Sabuk Gunung Berapi Aktif

Indonesia 'Terikat' Sabuk Gunung Berapi Aktif

- detikNews
Rabu, 14 Jun 2006 17:20 WIB
Jakarta - Sangat rentan terkena bencana gempa. Itulah Indonesia. Sebab Indonesia terletak pada sabuk gunung berapi yang terbentuk oleh pertemuan lempeng bumi.Hal ini disampaikan peneliti dari Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) Tedi Hidayat dalam jumpa persnya di Gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2006).Dituturkan Tedi, sabuk gunung berapi aktif ini dibentuk oleh tumbukan lempeng Indian-Australian di sebelah selatan, lempeng Eurasia di sebelah utara barat, lempeng laut Filipina dan lempeng Pasifik di sebelah utara timur."Pergerakan ketiga lempeng itu menyebabkan Indonesia sangat menjadi rentan terhadap bencana alam yang diakibatkan oleh aktivitas di dalam bumi, seperti gempa bumi dan gunung meletus," jelas Tedi.Disinggung soal banyaknya bangunan yang roboh di Yogya dan Jawa Tengah, menurut Tedi, disebabkan mayoritas bangunan berdiri di atas tanah sedimen. Bahkan dari hasil penelitiannya disebutkan gempa Yogya dan Jateng diakibatkan aktivitas sesar opak yang bergeser mendatar ke arah barat daya-timur laut."Sehingga bangunan-bangunan yang berdiri di atas sesar opak dengan mudah roboh meski skala gempanya kecil," ungkap Tedi lagi.Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Pusat Disaster Mitigation ITB I Wayan Sengara di tempat yang sama. Menurutnya, sebagian bangunan di Yogya dan Jateng dibangun tidak berdasarkan struktur bangunan yang tahan gempa."Sehingga ketika gempa dengan skala kecil 5,9 Richter datang, banyak bangunan yang roboh. Ditambah bangunan-bangunan tersebut berdiri di atas jalur patahan," kata Wayan. (zal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads