ADVERTISEMENT

94 Ribu Vaksin PMK Tiba di Soetta, Pemprov Banten Minta 1.100 Dosis

Khairul Maarif - detikNews
Senin, 04 Jul 2022 14:02 WIB
Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat cek kedatangan vaksin PMK/Khairul-detikcom
Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat cek kedatangan vaksin PMK. (Khairul/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 94 ribu vaksin untuk hewan ternak demi mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Pj Gubernur Banten Al Muktabar berharap pihaknya mendapat 1.100 dosis.

"Vaksin terukur berjumlah 94 ribu dosis. Vaksin tersebut berasal dari Prancis," ujar Muktabar di Bandara Soetta, Senin (4/7/2022).

Menurutnya, kedatangan vaksin PMK menjadi upaya mencegah penyebaran PMK. Dia mengatakan Pemprov Banten memprioritaskan vaksin untuk sentra ternak yang berpotensi menjadi lokasi penyebaran PMK.

"Kita akan mengajukan 1.100 dosis mudah-mudahan kita mendapat prioritas seperti yang dialokasikan oleh Kementerian Pertanian. Prioritas kita untuk ke sentra-sentra yang sangat percepatan infeksinya tinggi," ujar Muktabar.

Muktabar menyebut Banten sudah menerima 1.100 dosis vaksin PMK. Menurutnya, 1.100 vaksin yang diajukannya untuk penanganan lanjutan terhadap hewan ternak di Banten yang terjangkit PMK.

"Penanganan yang dilakukan khusus bagi ternak kita yang diprioritaskan adalah sapi perah, sapi-sapi yang dalam pengembangannya masih baik sebagai langkah kita antisipasi dengan langkah vaksinasi ini pada sapi-sapi itu. Sehingga dia tidak menginfeksikan kepada yang lain dan mudah-mudahan bisa sembuh," tuturnya.

Mantan Sekda Banten ini menjelaskan sampai hari ini ada 2.050 hewan yang terjangkit PMK di wilayahnya. Menurutnya, peningkatan yang cukup tinggi, khususnya di Kota Tangerang.

"Tapi biasanya itu bagian dari lalu lintas sapi dari tata olah dagang. Di kawasan Banten dari 2.050 saat ini di antaranya di Kota Tangerang, sudah 800-an ya," katanya.

Dia mengimbau masyarakat tidak perlu panik. Menurutnya, penyakit pada hewan ini tidak berefek kepada manusia.

"Tentu harus diolah secara baik dan benar. Tingkat kesembuhan dari perkembangan yang ada sudah mencapai 42 persen. Jadi cukup tinggi. Mudah-mudahan ini aman," ujarnya.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Bandara Soetta, Finari Manan, mengatakan vaksin PMK merupakan tahap ketiga yang tiba di Indonesia. Menurutnya, saat ini total sudah ada 3.104.000 dosis vaksin PMK yang tiba di Indonesia.

"Jadi vaksin yang pertama pada 12 Juni sebesar 10.000 dosis. Kemudian pada 16 Juni sebanyak 3 juta dosis dan kemarin pada 3 Juli itu sebanyak 94.000 dosis jadi totalnya ada 3.194.000 dosis yang akan didistribusikan ke seluruh Indonesia melalui Kementerian Pertanian," ujarnya.

Finari menyebut vaksin PMK ini akan dibawa ke gudang di Marunda lebih dulu. Dia menyebut vaksin ini berada di bawah pengawasan Kementerian Pertanian.

"Jadi semua distribusi yang ditujukan ke seluruh Indonesia itu melalui gudang Marunda dan distribusinya sampai saat ini akan diatur oleh Kementerian Pertanian," jelasnya.

Simak video 'Pusat Veteriner Farma Surabaya Tengah Kembangkan Vaksin PMK':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT