ADVERTISEMENT

4.000 Calon Haji Furoda Gagal Berangkat karena Visa, Salah Siapa?

Firda Cynthia Anggrainy, Isal Mawardi - detikNews
Senin, 04 Jul 2022 12:34 WIB
MECCA, SAUDI ARABIA - JUNE 29: Hundreds of thousands of prospective Hajj pilgrims circumambulate the Kaaba with praying on June 29, 2022 in Mecca, Saudi Arabia. The pilgrimage, which could not be made for two years due to the Covid-19 pandemic, continues with the arrival of Muslims to the Kaaba, after easing the restrictions. (Photo by Ashraf Amra/Anadolu Agency via Getty Images)
Ilustrasi (Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency)
Jakarta -

Sejumlah WNI calon haji furoda gagal berangkat ke Arab Saudi. Diperkirakan jumlahnya lebih dari 4.000 calon haji.

"Bahkan bisa lebih (dari 4.000 jemaah)," ujar Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi) Syam Resfiadi, ketika dihubungi, Senin (4/7/2022). Syam menjawab pertanyaan wartawan betul tidaknya ada 4.000 jemaah calon haji furoda yang gagal berangkat.

Diketahui, visa furoda merupakan visa yang dikeluarkan langsung oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tanpa melalui Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Agama RI.

Kembali ke Syam, Ia mengatakan ribuan calon haji itu tersebut gagal berangkat terkait persoalan visa karena kuota haji international yang sebesar 1 juta jemaah sudah terisi.

"Visa furoda yang sudah 2 tahun tidak ada haji ternyata mengikuti pola kuota haji internasional yang dipotong jadi hanya 1 juta jamaah dan visa furoda bukan jatah atau pasti keluarnya karena itu hak keluarga kerajaan dan tergantung izin rajanya. Kita hanya berusaha mendapatkan namun hanya sedikit," ujar Syam.

Hal ini menyebabkan banyak jemaah yang tidak kebagian kuota sehingga gagal berangkat haji. Namun, ada pula calon haji furoda yang sudah berada di Saudi, tapi visanya bermasalah. Kini mereka terdampar di sana.

"Saya hanya mendengar dari teman-teman Kemenag yang bertugas di Saudi, mereka akan dan pasti dipulangkan (ke Tanah Air). Namun kapannya saya belum dapat info lagi," lanjut Syam.

Sementara itu, Syam menyebut ada sejumlah jemaah yang tetap bisa melaksanakan haji karena kebagian kuota kerajaan Saudi. Jumlahnya mencapai ribuan.

"Laporan dalam Siskopatuh Kemenag ada sekitar 1.600an (bisa haji) 2 hari yang lalu," tutur Syam.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily membenarkan kabar itu. Ia menyebut para jemaah itu terkendala visanya.

"Ya kami dapat kabar bahwa ada 4.000 calon jemaah haji yang berharap mendapatkan visa furoda atau visa mujamalah tidak dapat berangkat ke tanah suci," kata Ace.

Ace mengatakan kasus 4.000 jemaah yang gagal naik haji itu perlu menjadi perhatian serius. Karena dalam praktiknya, para penyelenggara travel khusus mengajukan visa furoda ini langsung ke Kedutaan Besar Arab Saudi.

"Tahun ini, saya dapat informasi, ada yang keluar visanya, ada juga juga yang tidak keluar. Pada umumnya, visa jenis ini keluar pada akhir menjelang Puncak Haji," ucap Ace.

"Kami tentu tidak bisa mengatur langsung soal penyelenggaraan Haji dari visa furoda ini. Namun, sebaiknya siapapun jangan dulu memberikan janji untuk memberangkatkan Haji visa furoda sebelum visanya keluar," jelas Ace.

Ace memahami dengan antrean Haji yang panjang sehingga berbagai cara dilakukan warga demi berangkat ke tanah suci. Namun, terang Ace, jemaah calon haji perlu memastikan dulu adanya visa.

Simak juga Video: Per 29 Juni, Sudah 78.399 Jemaah Haji RI Berangkat ke Tanah Suci

[Gambas:Video 20detik]



(isa/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT