11 Tahanan Kabur, Polisi Filipina Lancarkan Pengejaran
Rabu, 14 Jun 2006 15:33 WIB
Jakarta -
Aparat polisi Filipina direpotkan oleh kaburnya 11 tahanan dari penjara. Mereka berhasil meloloskan diri dari sebuah penjara di Filipina tengah dengan menewaskan dua penjaga penjara dan melukai dua lainnya."Kami tengah melancarkan pengejaran di seluruh provinsi terhadap para pelarian bersenjata dan berbahaya ini," kata Eliseo de la Paz, kepala kepolisian setempat."Perintah saya adalah menembak mereka jika mereka melawan saat ditangkap," imbuhnya seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (14/6/2006).Sebanyak 11 tahanan termasuk seorang pemberontak komunis lari dari penjara di Provinsi Samar Utara pada Selasa 13 Juni kemarin. Mereka kabur dengan membawa tiga senapan dan dua pistol. Penjara tersebut menampung sekitar 200 tahanan.Hasil penyelidikan awal menunjukkan, sebuah pistol telah diselundupkan ke sel oleh seorang pengunjung perempuan yang membawakan makanan untuk salah seorang tahanan yang kabur itu. "Senjata itu digunakan untuk menembak salah seorang penjaga penjara yang menolak membuka blok sel," jelas de la Paz. Tiga penjaga lainnya kemudian bergegas menolong rekan mereka yang sudah tergeletak tak berdaya. Namun ketiganya juga tak luput dari tembakan. Dalam peristiwa itu, dua petugas tewas tertembak dan dua lainnya cedera.Insiden lolosnya narapidana dari penjara kerap terjadi di negeri Asia Tenggara itu. Pada Maret 2005, polisi Filipina menewaskan 22 anggota kelompok radikal Abu Sayyaf, setelah bersitegang selama 24 jam ketika mereka berusaha kabur dari sel penjara mereka di Manila.Menurut kepolisian Filipina, sejak Januari lalu, hampir 80 orang lolos dari 16 penjara di luar ibukota Manila. Tahun lalu, tercatat hampir 150 orang kabur dari penjara.
(ita/)










































