Luncuran Awan Panas Panikkan Warga Lereng Merapi
Rabu, 14 Jun 2006 15:33 WIB
Sleman - Baru saja melakukan aktivitas sehari-hari sepulang dari barak pengungsian, warga yang tinggal di lereng selatan Gunung Merapi dikejutkan oleh luncuran awan panas yang terjadi mulai pukul 12.05 WIB.Luncuran yang terjadi beruntun ini sempat membuat panik warga Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, warga Dusun Kaliadem dan Jambu, Desa Kepuh Harjo, Cangkringan, Dusun Selaman dan Dusun Kalitengah Lor Desa Glagah Harjo, Cangkringan.Padahal hari ini, Rabu (14/6/2006) warga baru saja kembali dari pengungsian dan kembali melakukan aktivitas seperti biasa setelah Gunung Merapi diturunkan statusnya menjadi Siaga.Namun saat tengah beraktivitas di ladang dan hutan itulah, warga di dusun-dusun tertinggi lereng selatan Gunung Merapi dikejutkan suara gemuruh yang sangat dekat.Mereka sudah hafal dengan gejala alam ini, bahwa awan panas tengah turun. Hanya karena tertutup kabut, awan panas tidak tampak. Hanya suara gemuruh saja yang terdengar jelas.Saat ini sejumlah warga di Dusun Sambung Rejo, Ngipiksari dan Dusun Gondang, Desa Balerante, diminta turun ke titik-titik tempat yang dinilai aman. Pasalnya, awan panas yang meluncur ke arah selatan terbawa angin saat ini menuju arah selatan.Luncuran awan panas yang membuat panik warga ini diperkirakan berjarak luncur 4-5 km ke arah hulu Sungai Gendol. Selain suara gemuruh, suara guguran material juga terdengar. Hingga pukul 15.30 WIB luncuran awan panas masih terjadi.
(jon/)











































