ADVERTISEMENT

PAN: Bu Susi Jangan Hanya Cek Ombak, Taklukkan Ombak Pilpres 2024

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Minggu, 03 Jul 2022 16:38 WIB
Juru Debat BPN Viva Yoga.
Viva Yoga Mauladi (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)

Diberitakan sebelumnya, Susi Pudjiastuti didukung menjadi alternatif calon presiden (capres) untuk 2024. Deklarasi tersebut datang dari ratusan Komunitas Pendukung Ibu Susi atau Kopi Susi.

Perwakilan dari komunitas tersebut, Amri, membacakan deklarasi di depan eks Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia itu. Amri menilai kehadiran Susi Pudjiastuti diperlukan untuk menangkal polarisasi politik.

"Kami bertekad mengawal dan menerapkan moral movement yang telah disampaikan Ibu Susi dalam bentuk nyata, yaitu jangan ada lagi polarisasi, katakan tidak pada korupsi, tenggelamkan oligarki, Indonesia untuk Indonesia," kata Amri dalam sambutannya di Griya Ardhya Garini, Jakarta, Minggu (3/7).

Dia kemudian mendeklarasikan Susi Pudjiastuti sebagai salah satu pemimpin di masa mendatang. Menurutnya, acara hari ini adalah langkah konkret yang bisa relawan berikan.

"Dengan ini mendeklarasikan komunitas Kopi Susi ini sebagai langkah kongkrit kami dalam mengenalkan sosok Ibu Susi sebagai salah satu alternatif calon pemimpin di masa depan," ungkapnya.

Ketua Panitia Kopi Susi, Virawati, menyatakan langkah tersebut didasarkan pada penilaian relawan. Mereka memandang Susi Pudjiastuti sebagai tokoh yang tegas yang tidak suka dengan polarisasi di politik.

"Kita lihat Ibu Susi sosok yang ideal, tegas, satu dengan moral movement yang disampaikan ke kita mulai dari jangan sebarkan kebencian. Oligarki dia nggak suka, polarisasi dia nggak demen. Kotak-kotak dalam dunia politik," imbuh Vira.

Vira kemudian menjelaskan awal terbentuknya komunitas pendukung Susi. Dia mengatakan hal itu berawal dari kejenuhan kondisi polarisasi intoleran yang akhirnya menimbulkan konflik di media sosial.

"Dari awal kita sebenarnya mulai dari Twitter, @PartaiSocmed, dia mencetuskan untuk mengumpulkan teman-teman yang jenuh dengan kondisi polarisasi intoleran, berantem mulu di media sosial. Ada oligarki yang memang agak-agak, kalau kita diam terus, begini terus Indonesia. Kita membentuk satu grup komunitas Kopi Susi," lanjutnya.

Pihaknya kemudian mengenalkan sosok Susi sebagai salah satu bakal calon presiden di 2024. Vira menilai Susi memiliki kinerja yang baik saat menjabat sebagai menteri.

"Berniat memajukan ibu Susi sebagai calon presiden. Kita coba perkenalkan kembali di masyarakat untuk sosok ibu Susi. Sebagai alternatif gak itu-itu saja. Dari gerakan ibu Susi pas jadi menteri, memandang jauh ke depan untuk Indonesia-nya sendiri," tutupnya.


(fca/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT