Pengacara Anik Akan Somasi Tim Forensik RSHS Bandung
Rabu, 14 Jun 2006 13:43 WIB
Bandung - Tim pengacara Anik akan melayangkan somasi kepada tim forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang mengotopsi 3 jenazah anak Anik Selasa kemarin.Somasi itu terkait dengan pembeberan hasil otopsi 3 jenazah anak Anik. Saat itu, di lokasi pembongkaran makam korban, tim forensik mengungkapkan gambaran umum kondisi fisik ketiga korban. Termasuk indikasi penyebab kematian ketiga anak ini, Muhammad Umar Nasrullah (9 bulan), Nazhif Aulia Rahmatullah (4 tahun) dan Faras (6 tahun). Hasil otopsi itu juga termuat luas di media massa."Harusnya hasil tersebut diserahkan ke penyidik. Otopsi itu tergolong penyidikan tertutup," ungkap Adardam Achyar, salah satu pengacara Anik, kepada detikcom, Rabu(14/6/2006).Ia juga menyatakan, pernyataan tim forensik mengenai ditemukannya lebam dan memar di tubuh korban berbeda dengan keterangan yang diberikan oleh kedua orang tuanya. Orang tua korban, Iman Abdullah termasuk istrinya yang kini menjadi tersangka, Anik Koriah, menyampaikan bahwa sebelum dimakamkan kondisi fisik ketiga anaknya tersebut tidak mengalami luka lebam dan memar. "Tapi kalau buktinya begitu tidak apa-apa. Toh, tetap ketiga anak tetap meninggal. Ini bukan sesuatu yang diperdebatkan. Ini musibah kemanusiaan saja," katanya.
(nrl/)











































