Polri Belum Pastikan Lapindo Brantas Bertanggung Jawab

Polri Belum Pastikan Lapindo Brantas Bertanggung Jawab

- detikNews
Rabu, 14 Jun 2006 13:34 WIB
Jakarta - Polri belum bisa memastikan PT Lapindo Brantas bertanggung jawab dalam kasus meluapnya lumpur panas di Porong, Sidoarjo. Alasannya, belum ada pernyataan ahli geologi mengenai hal itu. "Kejadian ini kan di luar lokasi PT Lapindo Brantas. Kalau sudah ada ahli geologi yang menyatakan ini akibat dari Lapindo, ya kita mudah jadinya," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Anton Bachrul Alam di kantornya, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Rabu (14/6/2006).Sampai saat ini Mabes Polri terus menyelidiki peristiwa yang menyebabkan ribuan warga Desa Siring, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur itu mengungsi. Segala informasi yang masuk terus dicermati secara mendalam.Menurut Anton, sampai sekarang belum ada saksi ahli, baik dari geologi maupun eksplorasi, yang menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan tanggung jawab PT Lapindo Brantas."Semua arah kita tindak lanjuti, semua dugaan kita selidiki. Termasuk kelengkapan administrasi dari perusahaan itu," ujar Anton.Ditambahkannya, hari ini sedang digelar rapat antara polisi dengan pemda setempat. Pertemuan ini untuk menindaklanjuti adanya tanggul yang bobol. Tanggul tersebut penting untuk menyerap air, sehingga tidak ada lagi lahan yang terkena lumpur panas.12 Saksi DiperiksaPolisi terus meminta keterangan terhadap sejumlah orang terkait kasus lumpur panas ini. Sampai saat ini, sudah 12 orang diperiksa sebagai saksi. Tiga orang di antaranya berasal dari BP Migas."Namun kita belum bisa menentukan siapa tersangkanya. Sebab sampai saat ini kita masih mencari sumber luapan lumpur gas ini," tukas Anton. (djo/)


Berita Terkait